Prabowo Bahas Kerja Sama Pendidikan dengan Russell Group di Inggris

6 hours ago 11

Seskab: Prabowo - Russell Group bahas kampus baru dan pertukaran dosen.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan Russell Group di Inggris pada Selasa (20/1) untuk membahas kerja sama di bidang pendidikan. Pertemuan ini mencakup rencana pendirian universitas baru di Indonesia dan pertukaran dosen.

Menurut Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, pertemuan ini membahas rencana Presiden Prabowo untuk mendirikan 10 universitas baru di Indonesia. Fokus dari universitas baru ini adalah pengembangan pendidikan di bidang kedokteran serta sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM).

Teddy menyatakan bahwa kolaborasi ini diharapkan dapat melibatkan universitas-universitas terkemuka Inggris dalam pengembangan institusi pendidikan di Indonesia. Russell Group menaungi 24 universitas riset terkemuka, termasuk University of Oxford dan University of Cambridge.

Pengembangan Pendidikan dan Pertukaran Dosen

Pertemuan ini juga membahas peluang peningkatan jumlah mahasiswa Indonesia di Inggris dan pembukaan kampus afiliasi universitas Inggris di Indonesia. Salah satu contoh kerja sama yang telah berjalan adalah pendirian Kampus Cabang King’s College London di Singasari, Malang.

Selain itu, dibahas juga rencana pertukaran dosen, yang melibatkan profesor dari universitas Inggris untuk mengajar di Indonesia. Diharapkan, kolaborasi ini dapat meningkatkan kualitas dan daya saing universitas Indonesia di tingkat global.

Dalam rangkaian kunjungannya di Inggris, Presiden Prabowo juga bertemu dengan PM Starmer, delegasi pengusaha Indonesia-Inggris, dan Wakil PM Inggris David Lammy. Presiden Prabowo juga bertemu dengan Raja Charles III di London pada Rabu (21/1).

Setelah kunjungan di Inggris, Presiden Prabowo melanjutkan perjalanan ke Davos, Swiss untuk menghadiri World Economic Forum (WEF) dan akan memberikan pidato khusus pada Kamis.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
Food |