Menyambung Asa Guru Ngaji Lewat Ternak Ayam Kampung Arab

2 hours ago 3

Peternakan di Kampung Pondok, Desa Pabuaran, Kemang, Kabupaten Bogor.

REPUBLIKA.CO.ID, Di sebuah kandang sederhana di Kampung Pondok, Desa Pabuaran, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, deretan ayam kampung Arab tampak sibuk mematuk pakan. Dari kandang inilah harapan baru tumbuh bagi Muhammad Yahya, seorang guru ngaji berusia 50 tahun yang kini menekuni usaha ternak ayam petelur sebagai bagian dari program pemberdayaan Dompet Dhuafa.

Awalnya, Yahya menerima bantuan sebanyak 250 ekor ayam kampung Arab. Namun dalam perjalanannya, tidak semua ayam mampu bertahan. Sebagian mati karena faktor cuaca dan proses adaptasi dengan lingkungan kandang yang baru. Meski begitu, kandang tersebut tetap produktif. Setiap hari sekitar 150 butir telur dihasilkan dari ayam-ayam petelur yang ia rawat. 

"Telur-telur itu dapat bertahan hingga 30 hari, sehingga masih memiliki waktu cukup panjang untuk didistribusikan," kata Yahya kepada Republika saat memberi makan ayam petelurnya, Rabu (11/3/2026)

Secara berkala, Yahya mengirim hasil ternaknya ke kawasan Zona Madina, sebuah kawasan pemberdayaan masyarakat terpadu berbasis wakaf seluas di Parung, Bogor.

Oleh pengelola Zona Madina, telur-telur tersebut kemudian dipasarkan kembali kepada para agen maupun toko-toko yang menjadi bagian dari jaringan distribusi. Dalam sistem yang diterapkan, jumlah telur yang dikirim Yahya akan dihitung setiap bulan. Setelah dipotong dengan biaya operasional seperti pakan, vitamin, dan vaksin, Yahya mendapat penghasilan bersih yang bisa ia bawa pulang untuk menghidupi keluarganya.

Saat ini, penghasilan bersih yang diterima Yahya dari usaha ternak tersebut berkisar antara Rp1,2 juta hingga Rp2 juta per bulan. Menurut Yahya, perubahan ekonomi keluarganya memang belum terasa besar. Namun keberadaan penghasilan tetap memberikan secercah kepastian yang sebelumnya tidak ia miliki.

“Sekarang sudah ada harapan dengan adanya kita bergabung di ekosistem Zona Madina ini, ya harapannya sudah terang,” ujar Yahya.

Read Entire Article
Food |