Raymond/Joaquin Kalahkan Senior, Temani Jonatan Christie di Final Indonesia Open

2 hours ago 2

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Indonesia memastikan memiliki dua wakil pada partai final Polytron Indonesia Open 2026 setelah ganda putra Raymond Indra/Nikolaus Joaquin menyusul langkah tunggal putra Jonatan Christie. Raymond/Joaquin merebut tiket final usai menundukkan pasangan senior Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani pada laga semifinal di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (6/6/2026).

Pasangan muda Pelatnas PBSI itu menang dua gim langsung 21-15, 21-18 dalam pertandingan yang berlangsung selama 42 menit. Hasil tersebut sekaligus menghentikan langkah Sabar/Reza yang sebelumnya menjadi harapan Indonesia di sektor ganda putra.

Kemenangan Raymond/Joaquin menjadi salah satu kejutan terbesar turnamen level BWF World Tour Super 1000 tersebut. Berstatus nonunggulan dan minim pengalaman di level elite, keduanya mampu menembus final setelah mengalahkan tiga pasangan yang lebih senior dan berperingkat lebih tinggi.

Sejak awal pertandingan, Raymond/Joaquin tampil percaya diri. Mereka langsung mengambil inisiatif serangan dan memaksa Sabar/Reza bermain dalam tekanan melalui tempo cepat serta dominasi di area depan net.

Keunggulan itu terlihat jelas pada gim pertama. Raymond/Joaquin mampu menjaga jarak poin sejak pertengahan gim dan unggul 15-10 sebelum akhirnya menutup permainan dengan skor 21-15.

Sabar/Reza mencoba bangkit pada gim kedua. Mereka sempat unggul 6-2 berkat beberapa kesalahan lawan dan permainan agresif yang menghasilkan poin-poin cepat.

Namun Raymond/Joaquin menunjukkan ketenangan yang menjadi ciri permainan mereka sepanjang turnamen. Perlahan mereka memangkas ketertinggalan, menyamakan skor, lalu berbalik unggul 11-10 saat interval gim kedua.

Selepas jeda, pertandingan berlangsung semakin ketat. Kedua pasangan silih berganti meraih angka hingga kedudukan imbang 16-16.

Pada momen krusial tersebut, Raymond/Joaquin tampil lebih efektif. Mereka berhasil merebut poin-poin penting lewat variasi serangan dan pertahanan yang disiplin untuk menjauh dari kejaran Sabar/Reza.

Pasangan muda itu akhirnya mengunci kemenangan 21-18 sekaligus memastikan tempat di final. Keberhasilan tersebut menjadi pencapaian terbesar mereka sejauh ini di turnamen level Super 1000.

Sebelumnya, Jonatan Christie sudah lebih dahulu mengamankan tiket final tunggal putra setelah bangkit mengalahkan wakil Thailand Panitchapon Teeraratsakul dengan skor 16-21, 21-10, 21-12. Dengan demikian, Indonesia menempatkan dua wakil pada laga puncak.

Di sektor lain, langkah ganda putri Indonesia Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum terhenti di semifinal setelah kalah dari unggulan pertama asal China, Liu Sheng Shu/Tan Ning, 17-21, 16-21. Kini harapan tuan rumah untuk meraih gelar bertumpu pada Jonatan Christie serta kejutan yang terus diciptakan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin di Istora Senayan.

sumber : Antara

Read Entire Article
Food |