Orang-orang berdiri di depan papan informasi kedatangan di Bandara Internasional Haneda di Tokyo, Jepang, Senin (29/11).
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Robot humanoid kini akan mulai mengambil peran di dunia kerja. Robot yang dirancang dengan struktur fisik menyerupai manusia tersebut akan dipekerjakan di bandar udara Haneda Jepang.
Mulai awal Mei 2026, Maskapai Japan Airlines (JAL) akan melakukan uji coba robot humanoid sebagai petugas penanganan bagasi di Bandara Haneda. Langkah ini diambil sebagai solusi atas kekurangan tenaga kerja kronis yang semakin terasa di Jepang.
Dalam uji coba tersebut, robot humanoid buatan perusahaan China, Unitree, akan bertugas memindahkan koper penumpang dan kargo di area landasan. Bandara Haneda sendiri merupakan salah satu bandara tersibuk di Jepang, dengan jumlah penumpang mencapai lebih dari 60 juta orang per tahun.
Program ini merupakan kerja sama antara JAL dan Japan Airlines GMO Internet Group, dan direncanakan berlangsung hingga 2028. Kedua pihak berharap penggunaan robot dapat mengurangi beban kerja karyawan manusia, terutama di tengah lonjakan wisatawan asing dan perkiraan kekurangan tenaga kerja yang semakin parah.
Dalam demonstrasi kepada media, robot setinggi 130 cm tersebut terlihat mendorong kargo ke sabuk konveyor di samping pesawat penumpang JAL, bahkan sempat melambaikan tangan. Meski demikian, kemampuannya masih terbatas dan membutuhkan pengisian daya setiap dua hingga tiga jam.
Presiden JAL Ground Service, Yoshiteru Suzuki, mengatakan penggunaan robot untuk pekerjaan fisik akan membantu meringankan beban pekerja dan memberikan manfaat signifikan. "Adapun untuk tugas-tugas penting seperti manajemen keselamatan tetap akan dilakukan oleh manusia," kata Suzuki dilansir laman The Guardian, Kamis (30/4/2026).

1 hour ago
3

















































