Sampah Meningkat, TPA Sarimukti Bakal Dibuka 24 Jam di H-1 Lebaran 2026

2 hours ago 5

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG BARAT -- Operasional TPA Sarimukti di Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat bakal dibuka 24 jam di H-1 lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah. Kebijakan itu dibuat untuk mengakomodir sampah yang diperkirakan meningkat saat malam takbiran nanti.

Sampah yang ditampung di TPA Sarimukti merupakan kiriman dari wilayah Bandung Raya yang meliputi Kota Cimahi, Kota Bandung, Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat. Sampah dari wilayah pengguna itu kemungkinan bakal mengalami kenaikan.

"Jadi H-1 Lebaran itu buka 24 jam karena temen-temen kabupaten kota kan suka opsih (operasi kebersihan malam takbiran)," kata Kepala UPTD Pengelolaan Sampah TPA/TPST Regional pada Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat Arief Perdana saat dikonfirmasi, Selasa (17/3/2026).

Kemudian pihaknya akan menutup operasional TPA Sarimukti saat hari H Idul Fitri untuk memberikan kesempatan kepada pekerja yang ingin bersilaturahmi dengan keluarganya. Operasional kembali dibuka H+1 dari pukul 08.00 WIB, dan pelayanan kembali normal pada H+2 Lebaran.

Arief mengatakan, volume sampah yang dikirim ke TPA Sarimukti mengalami sedikit kenaikan di bulan Ramadhan ini meskipun sudah dilakukan pembatasan sesuai Surat Edaran (SE) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat Nomor: 6174/PBLS.04/DLH perihal Peringatan dan Pembatasan Pembuangan Sampah ke TPPAS Regional Sarimukti.

Dalam SE itu, Kota Bandung dijatah maksimal 13.738 ton per dua pekan. Lalu Kota Cimahi maksimal 1.668 ton per dua pekan, kemudian Kabupaten Bandung Barat 1.668 ton per dua pekan, dan Kabupaten Bandung maksimal 3.925 ton per dua pekan.

"Ada peningkatan, naik memang. Kan kita batasi 1.500, teman-teman bisa mengatur sampai kuota mingguan habis di hari Sabtu, sekarang meningkat abisnya lebih cepat. Naiknya 200 ton, dari 1.500 ke 1.600-1.700 ton per hari," ungkap Arief.

Di tengah naiknya pembuangan sampah, pengelola TPA Sarimukti harus dihadapkan dengan sejumlah kendala. Seperti kondisi landasan di area dalam TPA Sarimukti yang licin akibat diguyur hujan. Pengelola sudah melakukan pemerataan menggunakan batu belah dan balok beton agar memudahkan mobilisasi truk pengangkut sampah.

Kemudian, akses jalan di zona perluasan juga terputus yang menyebabkan aktivitas pembuangan yang semula satu arah menjadi satu arah. Semula, akses masuk dan keluar truk pengangkut sampah berbeda.

Namun karena jalur terputus akhirnya arus pembuangan menjadi dua arah. Jembatan timbang pun sempat terdampak banjir. Kendala itu pun berdampak terhadap aktivitas pembuangan sampah yang menyebabkan terjadinya antrean panjang truk pengangkut sampah di kawasan TPA Sarimukti. 

Read Entire Article
Food |