REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – PT Pertamina Gas (Pertagas) mengandalkan Stasiun Kompresor Gas (SKG) Tegal Gede di Cikarang, Jawa Barat, untuk menjaga keandalan distribusi gas bumi di Pulau Jawa. Infrastruktur tersebut berperan mengatur tekanan dan aliran gas agar pasokan ke sektor industri, kelistrikan, dan pelanggan komersial tetap stabil.
Corporate Secretary Pertagas Sulthani Adil Mangatur mengatakan, SKG Tegal Gede merupakan salah satu aset strategis yang menopang operasi penyaluran gas di wilayah Jawa bagian tengah hingga barat. Fasilitas tersebut meneruskan aliran gas dari Stasiun Cilamaya menuju jaringan pipa di Jawa bagian barat.
“Di kita ini ada Stasiun Kompresor Tegal Gede, merupakan salah satu aset infrastruktur area operasi Jawa bagian tengah. Fasilitas ini melanjutkan penyaluran gas, khususnya untuk wilayah Jawa bagian barat,” kata Sulthani dalam media briefing di Cikarang, Jawa Barat, Rabu (8/7/2026).
Sulthani menjelaskan, gas yang mengalir melalui SKG Tegal Gede berasal dari berbagai sumber, antara lain produksi Pertamina EP, jaringan pipa transmisi Jawa Barat milik PGN, serta gas hasil regasifikasi dari FSRU Nusantara Regas.
Menurut dia, peran SKG Tegal Gede akan semakin penting setelah jaringan pipa Cirebon-Semarang (Cisem) terintegrasi. Integrasi tersebut menghubungkan jaringan transmisi gas dari Sumatra bagian tengah hingga Jawa Timur sehingga meningkatkan fleksibilitas distribusi gas nasional.
Pertagas, lanjut Sulthani, yang ditunjuk sebagai operator jaringan oleh BPH Migas, siap mengoperasikan infrastruktur tersebut ketika pasokan gas dan kebutuhan pengguna telah tersedia. Seluruh kapasitas jaringan telah disiapkan untuk dimanfaatkan para shipper.
Kepala Distrik Tegal Gede Fari Akhdiar mengatakan, kapasitas stasiun kompresor masih mencukupi untuk mendukung peningkatan volume penyaluran gas.
“Kapasitas pipa sekitar 350. Kompresor kita ada empat, masing-masing 70. Jadi kita masih bisa beroperasi sampai sekitar 90 persen dari kapasitas,” kata Fari.
Pertagas menjelaskan, SKG Tegal Gede menjadi salah satu simpul utama jaringan pipa gas di Jawa Barat. Fasilitas tersebut menerima pasokan gas dari berbagai jalur, kemudian mengompresinya sebelum dialirkan ke Bitung, Cilegon, dan wilayah pengguna lainnya.
Melalui fungsi tersebut, SKG Tegal Gede menjaga stabilitas tekanan sekaligus memastikan keandalan pasokan gas bumi bagi sektor industri, pembangkit listrik, dan pelanggan komersial di Jawa Barat serta wilayah sekitarnya.

7 hours ago
6































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5532552/original/024344100_1773655185-pexels-undo-kim-2153633398-34628051.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5528779/original/012654500_1773295183-2148501558.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527962/original/042466100_1773221151-pexels-pixabay-248509.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5529965/original/052248300_1773387981-Screenshot_2026-03-13_143501.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5543643/original/041077600_1775031375-WhatsApp_Image_2026-04-01_at_14.33.02__1_.jpeg)








