REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bintang trilogi The Lord of the Rings, Sean Astin, menanggapi pernyataan sineas yang secara terbuka mendukung penggunaan kecerdasan buatan (Al) di industri film. Menurut dia, para sutradara legendaris seperti Martin Scorsese dan George Lucas sebaiknya lebih bijak dan hati-hati dalam menyampaikan pandangan mengenai Al.
Hal itu diungkap dalam wawancara terbaru bersama The Guardian. Astin yang juga menjabat presiden serikat aktor SAG-AFTRA menilai, komentar mengenai Al dari sejumlah sineas sering kali belum dipikirkan secara matang.
"Saya akan meminta para legenda di industri ini untuk berbicara dengan bijaksana dan hati-hati tentang Al. Saya kadang-kadang merasa bahwa beberapa komentar tidak dipikirkan dengan matang. Dan saya pikir penonton benar-benar membutuhkan kepemimpinan mereka dalam menavigasi isu ini," kata Astin dilansir laman NME, Selasa (28/7/2026).
Pernyataan Astin muncul setelah sutradara legendaris Martin Scorsese diumumkan menjadi penasihat Black Forest Labs, perusahaan di balik teknologi pembuat gambar berbasis Al FLUX. Dalam materi promosi perusahaan, diperlihatkan bagaimana Scorsese menggunakan Al untuk membuat storyboard secara instan.
Peraih Oscar berusia 83 tahun itu mengatakan AI membantu menerjemahkan ide-ide visual yang ada di kepalanya kepada para pemain dan kru dengan lebih cepat dan jelas. Sutradara film populer seperti Taxi Driver dan Goodfellas ini juga meyakini Al dapat mendorong batas kreativitas sekaligus menciptakan pengalaman yang lebih kaya bagi penonton.
"Ingat, sinema adalah medium yang masih muda, baru sekitar 125 tahun, jadi kita harus terbuka terhadap bagaimana medium ini dapat berkembang," kata Scorsese.
Scorsese juga mengatakan dia bukan orang baru dalam mengadopsi teknologi perfilman. la sebelumnya pernah memanfaatkan 3D dalam film Hugo yang dirilis 2011 dan teknologi deaging untuk film The Irishman yang dirilis pada 2019.
Menurut Scorsese, Al memiliki manfaat teknis yang sama seperti 3D dan deaging. la bahkan mengeklaim telah merasakan manfaat langsung setelah mencoba menggunakan Al pada sebuah adegan.
"Saya baru-baru ini mengujinya pada sebuah adegan dan kemampuan untuk memvisualisasikan serta langsung membagikan storyboard sangat membebaskan secara kreatif," kata dia.
Namun, keterlibatan Scorsese dengan perusahaan Al menuai kritik dari Art Directors Guild. Organisasi tersebut menuduh sang sutradara telah mengabaikan para seniman manusia yang selama ini berkontribusi pada film-filmnya. Serikat pekerja tersebut berpendapat bahwa penggunaan Al generatif untuk pembuatan storyboard dapat menggeser peran ilustrator, desainer produksi, seniman grafis, dan pekerja kreatif lainnya dalam proses pembuatan film.
"Menganggap kontribusi profesional mereka dapat ditiru atau dikalahkan oleh Al generatif, yang dibangun di atas karya yang kemungkinan besar dicuri dari mereka dan banyak seniman lain dari seluruh dunia, adalah pengkhianatan terhadap sifat kolaboratif sinema," kata organisasi tersebut.

2 hours ago
4





























:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5543643/original/041077600_1775031375-WhatsApp_Image_2026-04-01_at_14.33.02__1_.jpeg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5510193/original/003574000_1771822191-pexels-shameel-mukkath-3421394-5817525.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5559034/original/060735700_1776504757-pexels-loquellano-16123121.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5536549/original/029350900_1774329970-pexels-elletakesphotos-5764077.jpg)



