Tiga Negara Eropa Boikot Penayangan Eurovision 2026 karena Keikutsertaan Israel

11 hours ago 12

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tiga negara Eropa, yakni Spanyol, Irlandia, dan Slovenia, memutuskan untuk tidak menayangkan ajang musik Eurovision Song Contest 2026. Hal ini sebagai bentuk boikot terhadap partisipasi Israel dalam kompetisi tersebut.

Dilansir dari Deutsche Welle, Selasa (12/5/2026), lembaga penyiaran publik dari ketiga negara itu mengumumkan keputusan mereka untuk tidak menyiarkan kontes lagu tahunan tersebut yang tahun ini digelar di Wina.

Kontroversi terkait keikutsertaan Israel dalam Eurovision terus berkembang sejak perang di Gaza. Sejumlah negara sebelumnya mendesak penyelenggara Eurovision untuk mengecualikan Israel dari kompetisi tersebut.

Pada tahun lalu, Spanyol, Irlandia, Slovenia, Islandia, dan Belanda juga mengumumkan boikot terhadap Eurovision 2026 karena alasan yang sama. Meski tidak ikut berpartisipasi, Islandia dan Belanda tetap akan menyiarkan acara tersebut di televisi.

Penyiar publik Slovenia, RTV, mengatakan mereka akan mengganti tayangan Eurovision dengan program bertema Palestina. “Alih-alih sirkus Eurovision, program televisi nasional akan diwarnai serial tematik ‘Voices of Palestine’,” demikian pernyataan RTV.

Sementara itu, stasiun televisi Irlandia, RTE, akan menayangkan episode bertema Eurovision dari sitkom populer era 1990-an, Father Ted, saat malam final berlangsung pada Sabtu mendatang. Di sisi lain, Spanyol yang dikenal sebagai salah satu penyumbang dana terbesar Eurovision memilih menghadirkan acara musik alternatif bertajuk “The House of Music.”

Keikutsertaan Israel di Eurovision menjadi sorotan sejak Rusia dilarang tampil pada 2022 akibat invasi ke Ukraina. Pada 2025, Israel menempati posisi kedua dalam kompetisi tersebut, namun hasil itu diikuti tuduhan bahwa pemerintah Israel memanipulasi voting publik.

Penyelenggara Eurovision membantah tuduhan tersebut dan membatalkan rencana pemungutan suara terkait partisipasi Israel setelah mendapat tekanan dari sekutu-sekutu Israel di Eropa. Eurovision sendiri merupakan kompetisi musik tahunan yang diselenggarakan oleh European Broadcasting Union sejak 1957.

Kompetisi ini dikenal luas karena penampilan panggung yang spektakuler dan setiap tahunnya ditonton sekitar 160 juta pemirsa televisi di seluruh dunia.

Read Entire Article
Food |