Transisi Kepemimpinan Bank Indonesia, Bursa Pastikan Stabilitas Pasar Saham

2 hours ago 6

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa Efek Indonesia (BEI) Irvan Susandy memastikan stabilitas pasar modal domestik tetap terjaga di tengah proses transisi kepemimpinan di Bank Indonesia (BI). Ia optimistis kepercayaan investor, baik domestik maupun asing, terhadap pasar saham Indonesia tetap kuat.

Irvan mengatakan, investor masih memiliki keyakinan terhadap prospek pasar modal Indonesia. Menurut dia, sejumlah investor asing yang ditemui BEI juga masih menilai Indonesia sebagai salah satu pasar yang menarik untuk berinvestasi.

"Selama ini saya lihat investor juga masih sangat confidence dengan market kita. Jadi saya yakin investor juga punya penilaian yang baik. Kita juga bertemu dengan beberapa pihak luar (asing) yang masih meyakini bahwa market Indonesia merupakan pasar yang menarik bagi mereka. Tinggal it's a matter of time," ujar Irvan di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (28/7/2026).

Irvan menilai pasar saham Indonesia tetap menjadi salah satu yang terbaik di kawasan Asia. Karena itu, ia meyakini pasar akan kembali menguat (rebound) dalam beberapa waktu ke depan.

"Jadi tetap percaya bahwa market kita ini masih salah satu market yang terbaik di kawasan Asia. Insya Allah kita akan rebound dan terus maju pada tahun-tahun mendatang," katanya.

Ia juga mengimbau investor tidak panik menyikapi pergantian kepemimpinan di BI. Menurut Irvan, transisi tersebut merupakan bagian dari dinamika ekonomi yang pernah dihadapi Indonesia.

"Jangan panik. Ini bagian dari dinamika ekonomi, dinamika sosial, dan dinamika politik. Investor sudah sering menghadapi kondisi seperti ini. Tahun ini memang cukup berat, bukan hanya bagi pasar modal, tetapi juga perekonomian Indonesia, mulai dari perang, MSCI, Moody's, dan berbagai tantangan lainnya," ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan Presiden Prabowo Subianto telah menerima pengunduran diri Gubernur BI Perry Warjiyo dan akan menindaklanjutinya sesuai mekanisme yang diatur dalam Undang-Undang Bank Indonesia.

Prasetyo menjelaskan, sesuai ketentuan Undang-Undang Bank Indonesia, jabatan Gubernur BI untuk sementara dijalankan oleh Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti hingga gubernur definitif ditetapkan.

"Untuk selanjutnya sesuai dengan Undang-Undang Bank Indonesia, jabatan Gubernur Bank Indonesia secara otomatis dijabat oleh Deputi Gubernur Senior yang akan menjalankan seluruh tugas sebagai Pejabat Gubernur Sementara. Yang dimaksud Deputi Gubernur Senior adalah Ibu Destry Damayanti," kata Prasetyo.

sumber : Antara

Read Entire Article
Food |