REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Universitas Islam Bandung (Unisba) menggelar Sidang Terbuka Senat Diperluas dalam rangka Pengukuhan dan Orasi Ilmiah Jabatan Guru Besar di Aula Unisba, Kamis, 30 April 2026. Pada kesempatan tersebut, empat dosen resmi dikukuhkan sebagai guru besar sesuai bidang kepakaran masing-masing.
Empat Guru Besar yang dikukuhkan yakni Prof. Dr. Ratna Januarita, S.H., LL.M., M.H. (Guru Besar dalam Ranting Ilmu/Kepakaran Hukum Kontrak, Fakultas Hukum); Prof. Dr. Sri Suwarsi, S.E., M.Si. (Guru Besar dalam Ranting Ilmu/Kepakaran Manajemen Sumber Daya Manusia, Fakultas Ekonomi dan Bisnis); Prof. Dr. Dini Dewi Heniarti, S.H., M.Hum. (Guru Besar dalam Ranting Ilmu/Kepakaran, Hukum Acara Peradilan Khusus, Fakultas Hukum); serta Prof. Dr. Lina Jamilah, S.H., M.H. (Guru Besar dalam Ranting Ilmu/Kepakaran Hukum Jaminan, Fakultas Hukum).
Rektor Unisba, Prof. Ir. A. Harits Nu’man, M.T., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., dalam sambutannya menyampaikan, pencapaian jabatan guru besar merupakan hasil dari proses panjang yang menuntut konsistensi, integritas, dan produktivitas dalam menjalankan tridharma perguruan tinggi.
Rektor juga menegaskan pengukuhan guru besar tidak hanya menjadi kebanggaan individu, tetapi juga refleksi capaian institusi dalam mengembangkan sumber daya manusia di bidang akademik.
Ia menambahkan, selain tridharma perguruan tinggi, guru besar Unisba juga mengemban dharma keempat, yakni menginternalisasikan nilai-nilai keislaman dalam setiap aspek keilmuan dan pengabdian.
“Guru besar bukan hanya simbol capaian akademik tertinggi, tetapi juga motor penggerak keilmuan yang mampu menjawab tantangan zaman melalui karya ilmiah, inovasi, dan kontribusi nyata bagi masyarakat,” tambahnya.
Rektor berharap para guru besar yang baru dikukuhkan dapat terus produktif menghasilkan karya berkualitas, memperkuat kolaborasi lintas disiplin, serta berperan dalam meningkatkan reputasi Unisba di tingkat nasional maupun internasional.
Ia juga mendorong agar para profesor turut membina dosen muda dan mempercepat lahirnya Guru Besar baru di masa mendatang.
Sementara itu, Ketua Badan Pengurus Yayasan Unisba, Prof. Dr. KH. Miftah Faridl, menyampaikan rasa syukur atas bertambahnya Guru Besar di lingkungan Unisba. Menurutnya, capaian tersebut merupakan buah dari ikhtiar panjang, dedikasi, dan konsistensi dalam pengembangan keilmuan.
“Pengukuhan guru besar bukan sekadar pencapaian akademik tertinggi, tetapi juga amanah untuk terus mengembangkan ilmu pengetahuan melalui riset dan gagasan yang relevan dengan perkembangan zaman,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa perguruan tinggi harus menjadi produsen ilmu pengetahuan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat, sehingga peran guru besar menjadi sangat strategis dalam mendorong budaya riset dan inovasi di kampus.
Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IV Jawa Barat dan Banten, Dr. Lukman, S.T., M.Hum., turut menyampaikan apresiasi atas pengukuhan empat Guru Besar baru di Unisba. Ia menilai capaian ini berkontribusi penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di perguruan tinggi.
Dalam paparannya, ia mengungkapkan bahwa jumlah Guru Besar di Indonesia masih terbatas. Dari sekitar 333 ribu dosen secara nasional, hanya sekitar 3 persen yang berhasil mencapai jabatan profesor. Di wilayah Jawa Barat dan Banten, jumlah tersebut bahkan kurang dari 1 persen.
“Kondisi ini menunjukkan bahwa percepatan karier akademik menuju Guru Besar masih menjadi tantangan bersama, terutama bagi dosen muda,” ujarnya.
Ia menambahkan, penguatan budaya penelitian dan publikasi ilmiah menjadi kunci utama dalam mendorong peningkatan jumlah profesor di Indonesia.
Menurutnya, Unisba termasuk perguruan tinggi yang menunjukkan capaian positif dalam pengembangan akademik, ditandai dengan bertambahnya jumlah Guru Besar serta produktivitas publikasi yang kompetitif.
“Ke depan, guru nesar diharapkan tidak hanya unggul secara individu, tetapi juga mampu membina dan mendorong lahirnya profesor-profesor baru melalui kolaborasi dan pendampingan,” pungkasnya.

2 hours ago
4

















































