Alasan Kuat Raja Charles Tak Batalkan Kunjungan ke Amerika Meski Ada Upaya Pembunuhan

9 hours ago 3

Raja Charles III (kiri) dan Ratu Camilla dari Inggris berkumpul di balkon Istana Buckingham untuk menyaksikan flypast setelah parade tahunan Trooping the Color di London, Inggris, 15 Juni 2024. Parade ulang tahun Raja, yang secara tradisional dikenal sebagai Trooping the Colour, adalah parade militer seremonial untuk merayakan ulang tahun resmi kedaulatan Inggris. Catherine Princess of Wales dari Inggris tampil pertama kali di depan umum sejak dia mengungkapkan bahwa dia didiagnosis menderita kanker pada Maret 2024.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA –– Kunjungan kenegaraan Raja Charles III ke Amerika Serikat dipastikan tetap berlangsung sesuai rencana meski terjadi insiden penembakan pada acara makan malam Asosiasi Koresponden Gedung Putih (WHCA) akhir pekan lalu. Kepastian tersebut disampaikan Istana Buckingham setelah melakukan koordinasi intensif dengan pemerintah terkait.

Juru bicara Istana Buckingham menyatakan keputusan melanjutkan kunjungan diambil setelah pembahasan di kedua sisi Atlantik serta mempertimbangkan masukan dari pemerintah.

“Setelah pembahasan di kedua sisi Atlantik dan berdasarkan saran pemerintah, kami dapat mengonfirmasi bahwa kunjungan kenegaraan Yang Mulia akan tetap berlangsung sesuai rencana,” ujar juru bicara istana, Ahad (26/4/2026), sebagaimana diberitakan Foxnews, The Hill, dan sejumlah media asing.

Ia menambahkan Raja Charles III dan Ratu Camilla menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang bekerja cepat memastikan kunjungan tersebut tetap terlaksana.

Pasangan kerajaan Inggris itu dijadwalkan melakukan kunjungan selama enam hari ke Amerika Serikat, dimulai pada Senin di Washington DC, sebelum melanjutkan agenda ke New York City dan Virginia.

Sumber pemerintah Inggris menyebut agenda kunjungan tetap dalam pemantauan ketat aparat keamanan, meski hingga kini belum ada perubahan jadwal resmi.

Keputusan melanjutkan kunjungan ini muncul di tengah kekhawatiran keamanan menyusul insiden penembakan dalam acara tahunan WHCA di Washington Hilton. Acara tersebut dibatalkan setelah Presiden Donald Trump dan sejumlah pejabat tinggi pemerintah dievakuasi dari lokasi.

Gedung Putih sebelumnya menyatakan pelaku penembakan diduga menargetkan presiden serta pejabat pemerintahan lainnya.

Juru bicara Gedung Putih Karoline Leavitt menyebut insiden tersebut sebagai upaya serius untuk menyerang pimpinan negara.

“Apa yang seharusnya menjadi malam yang menyenangkan telah dirusak oleh seseorang yang berupaya membunuh Presiden dan pejabat tinggi pemerintahan,” ujarnya melalui media sosial.

Read Entire Article
Food |