AS Umumkan Sayembara Uang untuk Cari Tahu Keberadaan Para Pemimpin Iran

4 hours ago 5

Warga Iran berkumpul di Lapangan Enqelab untuk menunjukkan dukungan kepada Pemimpin Tertinggi yang baru dilantik, Ayatollah Mojtaba Khamenei, di Teheran, Iran, 9 Maret 2026. Almarhum Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei tewas dalam operasi militer gabungan Israel dan AS di seluruh Iran pada dini hari tanggal 28 Februari 2026.

REPUBLIKA.CO.ID,WASHINGTON — Amerika Serikat (AS) menerbitkan sayembara uang dalam lanjutan perangnya bersama Zionis Israel dengan Republik Islam Iran. Pemerintahan Presiden Donald Trump itu, baru-baru ini mengumumkan hadiah sebesar 10 juta dolar AS, atau sekitar Rp 150 miliar bagi siapapun yang memberikan informasi keberadaan pasti sejumlah tokoh-tokoh penting di Iran termasuk Ayatollah Mojtaba Khamanei.

Pengumuman sayembara itu, diterbitkan resmi oleh Departemen Luar Negeri AS pada Jumat (13/3/2026), atau pada hari ke-14 perang Paman Sam-Zionis dengan Iran.

“Departmen Luar Negeri AS mengumumkan hadiah hingga 10 juta USD, untuk informasi yang mengarah pada identifikasi atau lokasi para pemimpin-pemimpin kunci Iran, termasuk Pemimpin Tertinggi yang baru Mojtaba Khamenei,” begitu laporan Anadolu Agency yang dikutip dari Middle East Monitor, Sabtu (14/3/2026).

Dalam laporan itu dikatakan, pengumuman sayembara uang untuk informasi keberadaan tokoh-tokoh utama di Iran itu dikatakan bagian dari program Reward For Justice pada Departemen Luar Negeri Amerika Serikat. Dikatakan alasan sayembara itu dibikin karena AS melabeli para pemimpin-pemimpin Iran tersebut merencanakan untuk menyerang negara-negara lain.

“Individu-individu yang ditargetkan tersebut dituduh Washington merencanakan dan akan melakukan serangan ke seluruh dunia,” begitu tulis Middle East Monitor.

RT News melaporkan, ada 10 nama pemimpin Iran yang masuk dalam target sayembara itu. Selain Pemimpin Tertinggi Mojtaba Khameni, juga ada nama Ali Larijani yang merupakan sekretaris pemimpin tertinggi, dan dewan keamanan Iran.

Selain itu ada nama Ali Ashgar Hejazi yang merupakan kepala staf dari pemimpin tertinggi Iran, dan Brigadir Jenderal (Brigjen) Eskandar Momeni yang merupakan menteri dalam negeri Iran. Lainnya Esmail Khatib, menteri keamanan dan intelijen Iran, juga Mayor Jenderal (Mayjen) Yahya Rahim Safavi, dan beberapa pejabat penting lainnya, termasuk komandan utama Korps Garda Revolusi Islam.

Read Entire Article
Food |