Atlet Nasional Tarung Derajat Pilih Kuliah di Universitas BSI Kampus Pontianak

19 hours ago 8

REPUBLIKA.CO.ID, PONTIANAK- Prestasi di arena pertandingan tidak membuat Nayla Khairunnisa melupakan pentingnya pendidikan. Atlet nasional cabang olahraga Tarung Derajat asal Kalimantan Barat ini memilih Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Pontianak sebagai tempat melanjutkan pendidikan tinggi.

Lewat Beasiswa Juara yang diberikan oleh UBSI yang dikenal sebagai Kampus Digital Kreatif, Nayla mendapatkan kesempatan untuk menempuh pendidikan di Program Studi Informatika tanpa harus mengesampingkan kariernya sebagai atlet. Nayla dikenal sebagai salah satu atlet muda berbakat yang telah menorehkan berbagai prestasi di tingkat provinsi hingga nasional. 

Prestasi terbaru Nayla berhasil mencuri perhatian setelah meraih Juara 1 Tarung Derajat pada Kejuaraan Nasional Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) Tahun 2025. Gelar tersebut semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu atlet nasional yang diperhitungkan dari Kalimantan Barat.

Atlet Nasional Tarung Derajat Pilih Kuliah di Universitas BSI Kampus Pontianak

Nayla juga dipercaya memperkuat Kalimantan Barat pada ajang PON Beladiri Tarung Derajat 2025 di Kudus. Sebelumnya, ia telah mengikuti Pra PON XXI Tahun 2023 sebagai bagian dari proses pembinaan atlet menuju kompetisi olahraga terbesar di Indonesia. Kariernya terus berkembang sejak berhasil meraih Juara 1 Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Barat Tahun 2022, yang menjadi titik awal berbagai pencapaian di level yang lebih tinggi.

Bagi Nayla, memilih kampus bukan sekadar mencari tempat untuk menempuh pendidikan, tetapi juga lingkungan yang mampu mendukung pengembangan potensi dan cita-citanya sebagai atlet.

"Saya percaya pendidikan dan prestasi olahraga bisa berjalan bersama. Saya memilih UBSI karena melihat kampus ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk berkembang, baik melalui kegiatan akademik maupun non-akademik. Saya ingin tetap berprestasi di Tarung Derajat sekaligus mempersiapkan masa depan melalui pendidikan," ujar Nayla dalam rilis yang diterima, Selasa (7/7/2026).

Menurutnya, dunia olahraga memiliki batas waktu, sedangkan pendidikan menjadi bekal jangka panjang untuk menghadapi tantangan di dunia profesional. Karena itu, ia ingin memanfaatkan masa kuliah untuk menambah ilmu, memperluas relasi, sekaligus meningkatkan kompetensi di bidang teknologi informasi.

Koordinator Kemahasiswaan UBSI kampus Pontianak, Yoki Firmansyah, menyampaikan apresiasi atas bergabungnya Nayla sebagai mahasiswa baru. Ia menilai sosok Nayla dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus berprestasi tanpa mengabaikan pendidikan.

"Kami bangga menyambut Nayla sebagai bagian dari keluarga besar UBSI Kampus Pontianak. Prestasi yang diraihnya menunjukkan disiplin, kerja keras, dan semangat pantang menyerah. Nilai-nilai seperti inilah yang kami harapkan dapat menginspirasi mahasiswa lain untuk terus berkembang, baik di bidang akademik maupun non-akademik," kata Yoki.

Ia menambahkan UBSI kampus Pontianak terus memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi melalui berbagai kegiatan kemahasiswaan, kompetisi, organisasi, sertifikasi kompetensi, hingga pengembangan minat dan bakat di bidang olahraga, seni, maupun teknologi.

"Kehadiran Nayla menjadi bukti bahwa kampus tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang bagi mahasiswa untuk terus mengembangkan prestasi yang telah dimiliki. Dukungan terhadap mahasiswa berprestasi menjadi bagian dari komitmen kami dalam mencetak lulusan yang unggul, adaptif, dan siap menghadapi kebutuhan dunia kerja," kata Yoki.

Kisah Nayla Khairunnisa juga menjadi pesan bagi para pelajar, khususnya di Kalimantan Barat, bahwa mengejar prestasi di bidang olahraga tidak harus mengorbankan pendidikan. Dengan manajemen waktu, disiplin, dan kemauan untuk terus belajar, keduanya dapat berjalan beriringan.

Dari podium kejuaraan hingga ruang kuliah, Nayla membuktikan bahwa mimpi besar dibangun melalui konsistensi. Langkahnya memilih UBSI Kampus Pontianak menjadi awal perjalanan baru untuk terus mengukir prestasi, tidak hanya sebagai atlet nasional Tarung Derajat, tetapi juga sebagai generasi muda yang siap menghadapi tantangan era digital.

Read Entire Article
Food |