Lanskap armada taksi reguler di jalan-jalan protokol Indonesia telah mengalami pergeseran drastis. PT Blue Bird Tbk (BIRD) secara resmi mengonfirmasi bahwa era penggunaan mobil berjenis sedan untuk layanan taksi reguler telah berakhir dan kini digantikan sepenuhnya oleh jajaran kendaraan Multi-Purpose Vehicle (MPV).
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Lanskap armada taksi reguler di jalan-jalan protokol Indonesia telah mengalami pergeseran drastis. PT Blue Bird Tbk (BIRD) secara resmi mengonfirmasi bahwa era penggunaan mobil berjenis sedan untuk layanan taksi reguler telah berakhir dan kini digantikan sepenuhnya oleh jajaran kendaraan Multi-Purpose Vehicle (MPV).
Peralihan total ini didasarkan pada draf evaluasi kepuasan pelanggan yang lebih memilih kapasitas kabin lapang khas mobil keluarga, serta pertimbangan efisiensi fungsional bagi korporasi. Penggunaan model MPV dirintis sejak kehadiran generasi pertama Toyota Avanza di jajaran lini draf taksi perusahaan.
"Untuk taksi reguler sekarang sudah MPV semua, karena unit yang sedan kita sudah habis masa pakainya di tahun lalu. Sekarang murni MPV," ungkap Wakil Direktur Utama PT Blue Bird Tbk, Sigit Priawan Djokosoetono, di Jakarta.
Menariknya, berakhirnya era sedan membuka babak baru bagi potensi adopsi teknologi mesin ganda atau hybrid. Sigit memaparkan bahwa saat ini Blue Bird baru memanfaatkan teknologi kendaraan hybrid secara terbatas pada divisi bisnis non-taksi, seperti unit sewa jangka panjang komersial korporasi.
Namun, peluang adopsi draf teknologi hybrid untuk armada taksi reguler massal terbuka sangat lebar dalam waktu dekat. Syarat utamanya adalah kesiapan para agen pemegang merek (APM) otomotif untuk memproduksi teknologi ramah lingkungan tersebut pada varian mobil MPV yang bernilai ekonomis.
Direktur Utama PT Blue Bird Tbk, Adrianto Djokosoetono, memberikan sinyal kuat bahwa perusahaan siap melakukan pembelian draf unit berskala besar jika pabrikan mampu meluncurkan mobil hybrid murah di kelas MPV.
"Kami tetap melihat semua opsi teknologi yang bisa membuat biaya operasional jauh lebih efisien dan efektif. Jika draf teknologi hybrid itu mulai diaplikasikan masuk ke kendaraan yang lebih umum seperti Avanza, tentunya tipe itu akan tiba-tiba langsung ada di lini draf taksi reguler kami," tutur Adrianto.

5 hours ago
3




































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522741/original/006886600_1772775055-8591.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5509281/original/071189200_1771674324-pexels-cottonbro-5712686.jpg)




