BREAKING NEWS: Kapal-Kapal Global Sumud Flotilla Mulai Dibajak Tentara Israel

2 days ago 14

Laporan Bambang Noroyono dan Thoudy Badai dari Laut Mediterania

REPUBLIKA.CO.ID, SIPRUS – Pihak pasukan penjajah Israel (IDF) dilaporkan mulai melakukan intersepsi terhadap armada Global Sumud yang sedang bergerak pada Senin (18/5/2026) sekitar pukul 11.00 waktu Turki. Intersepsi dilakukan di perairan Siprus, sekitar 200 mil laut dari Gaza. 

Jurnalis Republika Bambang Noroyono yang menyertai kapal Boralize di Armada Sumud Global melaporkan kapal-kapal perang tak jauh dari yang ia naiki. Kapal-kapal itu terlihat hanya berjarak seratusan meter dari kapal yang ia naiki.

Panitia flotilla menyebut protokol intersepsi telah diaktifkan oleh kapal Ozgurluk pada Senin pagi waktu setempat menyusul adanya pergerakan kapal-kapal yang dianggap mencurigakan di sekitar armada. Dalam pernyataan kepada keluarga dan kerabat peserta flotilla, panitia menyebut situasi masih terus dipantau dan informasi lebih lanjut akan disampaikan setelah ada konfirmasi resmi.

“Telah terjadi aktivitas kapal-kapal dan protokol intersepsi telah diaktifkan. Kami akan memberi pembaruan segera setelah informasi terkonfirmasi,” demikian pernyataan panitia. Jurnalis Republika, Thoudy Badai ada di atas kapal tersebut.

Menyusul perkembangan tersebut, berbagai komunikasi diplomatik mendesak serta langkah hukum kini tengah ditempuh. Tim komunikasi menyatakan akan segera memberikan pembaruan setelah rincian informasi berhasil diverifikasi dan dinyatakan aman untuk dipublikasikan. 

Mereka menambahkan, dalam kondisi darurat seperti saat ini, sejumlah pembaruan kemungkinan akan terlebih dahulu dipublikasikan secara daring karena mempertimbangkan urgensi situasi di lapangan.

Panitia juga meminta keluarga peserta tetap tenang. Mereka menegaskan seluruh peserta telah mendapat pelatihan terkait prosedur yang harus dilakukan bila terjadi intersepsi di laut.

Misi Global Sumud Flotilla sendiri berangkat dari perairan Antalya, Turki, dengan membawa ratusan peserta internasional menggunakan puluhan kapal sipil. Armada ini bertujuan menembus blokade Israel terhadap Gaza sambil membawa bantuan kemanusiaan dan menyuarakan solidaritas bagi warga Palestina.

Sejak pelayaran dimulai, armada beberapa kali menghadapi kendala teknis, termasuk gangguan komunikasi dan pelacakan pada sejumlah kapal. Dalam beberapa hari terakhir, panitia juga melaporkan adanya pengamatan drone dan kapal di sekitar jalur pelayaran mereka.

Dalam pembaruan terbaru, panitia menyebut tim mereka kini sedang memverifikasi situasi yang sedang berlangsung. Mereka meminta publik tidak menyebarkan informasi yang belum terkonfirmasi dan hanya mengikuti kanal resmi flotilla.

“Mohon tetap tenang, hindari menyebarkan pembaruan yang belum diverifikasi, dan ikuti kanal ini untuk informasi resmi,” kata panitia.

Kapal Armada Global Sumud, Boralize sejak dini hari tadi melansir laporan mengenai kemunculan intensif drone dan kapal tak dikenal mewarnai awal pergantian giliran pelayaran armada kemanusiaan menuju Gaza pada dini hari waktu Turki. 

Sejumlah kapal dalam rombongan melaporkan aktivitas pemantauan di sekitar jalur pelayaran mereka di tengah situasi yang semakin tegang di kawasan tersebut. Penyelenggara armada juga mengungkapkan adanya gangguan komunikasi pada kapal Vivi dan Amanda. Kedua kapal itu mengalami masalah dalam sistem komunikasi dan pembaruan lokasi sehingga selama beberapa jam terakhir tidak dapat dihubungi.

Read Entire Article
Food |