Dari Kopi Susu hingga Specialty Coffee, Ternyata Ini Racikan Kopi yang Dicari Orang Indonesia Saat Ini

9 hours ago 3

Fimela.com, Jakarta - Kopi sudah lama menjadi bagian dari keseharian masyarakat Indonesia. Namun dalam beberapa tahun terakhir, cara menikmati kopi mengalami perubahan yang cukup menarik. Jika dulu secangkir kopi identik dengan rasa pahit yang kuat, kini semakin banyak penikmat kopi kekinian yang mencari pengalaman rasa yang lebih seimbang, yakni creamy, manis, tetap terasa karakter kopinya, tetapi tidak terlalu berat di lidah.

Perubahan selera ini terlihat dari menjamurnya tren es kopi susu yang berhasil menjangkau konsumen yang lebih luas, termasuk generasi muda dan mereka yang sebelumnya bukan peminum kopi rutin. Di tengah perkembangan tersebut, berbagai brand kopi berlomba menghadirkan racikan yang lebih dekat dengan preferensi lokal.

Menariknya, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia memang cenderung menyukai profil kopi yang memiliki keseimbangan antara rasa kopi dan kelembutan susu. Penelitian Institut Pertanian Bogor (IPB) mengenai pengembangan minuman kopi siap minum menemukan bahwa konsumen lebih menyukai kopi dengan karakter creamy, rasa manis yang nyaman, aroma kopi yang kuat, serta body yang medium sehingga tetap mudah dinikmati sehari-hari. Penelitian tersebut juga menunjukkan bahwa atribut seperti rasa milky, mouthfeel creamy, aroma karamel, dan karakter kopi yang tetap terasa menjadi faktor penting dalam tingkat kesukaan konsumen.

Fenomena ini juga menjelaskan mengapa kategori kopi susu terus menjadi salah satu segmen yang paling berkembang di Indonesia. Bukan sekadar mencari kandungan kafein, konsumen kini menginginkan minuman yang dapat menemani aktivitas harian, mudah dinikmati dalam berbagai suasana, sekaligus memberikan rasa yang familiar.

Racikan Es Kopi Kekinian

Di tengah tren tersebut, salah satu jaringan kopi dengan pertumbuhan tercepat di Asia Tenggara, ZUS COFFEE, resmi membuka gerai pertamanya di Indonesia, tepatnya di Puri Indah Mall, Jakarta, melalui kemitraan dengan Kapal Api Group.

"Sebagai salah satu pemain kafe terkemuka di Asia Tenggara, ZUS COFFEE telah membangun reputasi yang kuat melalui produk inovatif, specialty coffee yang terjangkau, serta pengalaman berbasis teknologi yang seamless. Kami percaya pendekatan ini sangat relevan bagi konsumen Indonesia," kata Chief Executive Officer Kapal Api Group, Robin Setyono.

Kehadiran ZUS COFFEE menandai langkah ekspansi regional perusahaan yang sebelumnya telah memiliki lebih dari 1.000 gerai di Malaysia, Singapura, Filipina, Brunei, dan Thailand. Namun yang menarik, alih-alih hanya membawa menu yang sudah sukses di negara lain, ZUS COFFEE memilih menghadirkan produk yang dirancang khusus untuk lidah konsumen Indonesia. Menu tersebut adalah Es Kopi Teman Cerita, racikan eksklusif yang dikembangkan oleh Head of Coffee ZUS COFFEE, Terence Ho, bersama Taufan Mokoginta, pemenang World Coffee Roasting Championship sekaligus Bean Ambassador ZUS Indonesia.

Terinspirasi dari karakter kopi susu yang akrab bagi masyarakat Indonesia, minuman ini menawarkan tekstur yang lebih creamy dengan rasa kopi yang tetap bold. Profil tersebut terasa relevan dengan preferensi konsumen lokal yang selama ini menyukai kombinasi rasa manis, lembut, dan karakter kopi yang tidak hilang di balik susu.

Specialty Coffee

Pilihan ini juga mencerminkan perubahan lanskap kopi saat ini. Konsumen Indonesia semakin terbuka terhadap specialty coffee, tetapi tetap menginginkan rasa yang mudah dinikmati. Dengan kata lain, kualitas penting, tetapi kedekatan rasa dengan kebiasaan sehari-hari tetap menjadi faktor utama.

Menurut Venon Tian, Group Chief Operating Officer ZUS COFFEE, Indonesia merupakan pasar yang memiliki budaya minum kopi yang kuat sekaligus komunitas penikmat kopi yang terus berkembang. Karena itu, pendekatan lokal menjadi bagian penting dalam ekspansi mereka di Indonesia.

Selain menghadirkan menu yang disesuaikan dengan selera lokal, ZUS COFFEE juga menawarkan fleksibilitas melalui pilihan biji kopi proprietary blend. Konsumen dapat memilih karakter Boss Blend yang lebih bold dengan nuansa cokelat dan dark roast, atau Lydia Blend yang menawarkan profil fruity, manis, dan medium roast.

Pendekatan tersebut sejalan dengan perkembangan konsumen kopi Indonesia yang kini semakin memahami preferensi rasanya sendiri. Diskusi di komunitas pecinta kopi menunjukkan bahwa banyak penikmat kopi Indonesia menyukai profil nutty, chocolaty, creamy, dan tingkat keasaman yang tidak terlalu dominan, terutama untuk minuman berbasis susu.

Tidak hanya soal rasa, pengalaman menikmati kopi juga semakin erat dengan gaya hidup modern. Menjawab kebutuhan tersebut, ZUS COFFEE mengintegrasikan pemesanan berbasis aplikasi yang memungkinkan pelanggan menyesuaikan tingkat kemanisan, pilihan susu, hingga preferensi minuman secara personal.

Di kota besar seperti Jakarta, di mana ritme aktivitas bergerak cepat, kemudahan dan konsistensi menjadi nilai tambah yang semakin dicari. Kopi bukan lagi sekadar minuman, melainkan bagian dari rutinitas harian—teman saat bekerja, jeda di tengah kesibukan, atau alasan sederhana untuk berkumpul dan berbagi cerita.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

  • Vinsensia Dianawanti

    Author

    Vinsensia Dianawanti
Read Entire Article
Food |