REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Industri halal Indonesia terus menunjukkan peran strategis dalam menopang pertumbuhan ekonomi nasional. Selain mencatat peningkatan kinerja ekspor, sektor unggulan halal atau Halal Value Chain (HVC) juga memberikan kontribusi signifikan terhadap produk domestik bruto (PDB).
Data Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) menunjukkan sektor unggulan industri halal berkontribusi sebesar 24,8 persen terhadap PDB nasional pada kuartal IV 2025, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 24,38 persen.
Nilai ekonomi sektor halal bahkan mencapai Rp 1.524 triliun pada kuartal IV 2025. Sepanjang 2025, kontribusi sektor halal terhadap PDB bergerak stabil pada kisaran 24,8 hingga 27,3 persen.
Direktur KNEKS, Sholahudin Al Aiyub, mengatakan capaian tersebut menunjukkan bahwa industri halal telah menjadi salah satu motor penting pertumbuhan ekonomi Indonesia.
"Industri halal tidak lagi dipandang sebagai sektor niche, melainkan telah menjadi bagian penting dari struktur ekonomi nasional. Kontribusinya yang mencapai hampir seperempat PDB menunjukkan besarnya potensi ekonomi halal Indonesia," ujar Sholahudin dalam Sharia Economic Leaders Forum (SELF) yang digelar Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), beberapa waktu lalu.
Dari sisi perdagangan internasional, kinerja ekspor produk halal juga menunjukkan tren yang sangat positif. Nilai ekspor produk halal Indonesia meningkat dari 40 miliar dolar AS pada 2020 menjadi 50,58 miliar dolar AS pada 2024.
Pada periode Januari-Oktober 2025, ekspor produk halal mencapai 52,43 miliar dolar AS, meningkat 26,15 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 41,56 miliar dolar AS.
Sementara itu, impor produk halal justru turun 17,75 persen menjadi 10,73 miliar dolar AS. Kondisi tersebut mendorong surplus perdagangan produk halal Indonesia meningkat 44,64 persen menjadi 42,29 miliar dolar AS.
Menurut Sholahudin, peningkatan ekspor dan penurunan impor menjadi sinyal positif bagi penguatan daya saing industri halal nasional.
"Pertumbuhan ekspor yang jauh lebih tinggi dibandingkan impor menunjukkan bahwa produk halal Indonesia semakin diterima pasar global. Ini menjadi modal penting untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain utama dalam rantai pasok halal dunia," katanya.

10 hours ago
11













































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5509321/original/086615600_1771679962-SnapInsta.to_630114161_18162147202417018_2870114530835891224_n__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5499312/original/081206000_1770782561-Depositphotos_132132754_XL.jpg)

