Jihan Nabila
Nuansa | 2026-06-30 18:41:56
https://desakarangwuni.gunungkidulkab.go.id
Pernahkah kita memperhatikan bahwa kehidupan saat ini terasa semakin praktis, tetapi di sisi lain hubungan antarmanusia justru semakin renggang? Belanja bisa dilakukan dari rumah, makanan datang hanya dengan beberapa kali sentuhan di layar ponsel, bahkan rapat dapat berlangsung tanpa harus bertemu secara langsung. Kemajuan teknologi memang membawa banyak kemudahan. Namun, tanpa disadari, perubahan tersebut juga memengaruhi cara kita berinteraksi dengan orang lain.
Di tengah kehidupan yang serba cepat, nilai gotong royong sering kali dianggap sebagai budaya lama yang mulai ditinggalkan. Padahal, gotong royong bukan sekadar tradisi masyarakat desa atau kegiatan kerja bakti membersihkan lingkungan.
Lebih dari itu, gotong royong adalah semangat saling membantu, peduli, dan bekerja sama demi mencapai tujuan bersama. Nilai inilah yang sejak dahulu menjadi salah satu kekuatan terbesar bangsa Indonesia.
Saat terjadi bencana alam, misalnya, masyarakat dari berbagai daerah berlomba-lomba mengirimkan bantuan tanpa memandang suku, agama, ataupun latar belakang. Di lingkungan kampus, mahasiswa saling membantu menyelesaikan tugas kelompok dan mengadakan kegiatan sosial untuk masyarakat. Di dunia digital, banyak orang menggalang donasi secara daring untuk membantu mereka yang sedang mengalami kesulitan. Semua contoh tersebut membuktikan bahwa gotong royong masih hidup, hanya saja bentuknya telah mengikuti perkembangan zaman.
Sayangnya, kita juga tidak bisa menutup mata terhadap tantangan yang ada. Gaya hidup individualistis mulai tumbuh seiring meningkatnya kesibukan dan persaingan. Tidak sedikit orang yang lebih fokus pada kepentingan pribadi dibandingkan kepentingan bersama. Media sosial yang seharusnya menjadi ruang untuk berbagi kebaikan pun terkadang justru dipenuhi perdebatan, ujaran kebencian, dan sikap saling menjatuhkan. Jika kondisi ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin nilai gotong royong akan semakin memudar.
Sebagai generasi muda, kita memiliki peran penting untuk menjaga nilai tersebut. Gotong royong tidak harus diwujudkan melalui hal-hal besar. Menghargai pendapat orang lain, membantu teman yang mengalami kesulitan, ikut menjaga kebersihan lingkungan, menjadi relawan dalam kegiatan sosial, hingga menggunakan media sosial untuk menyebarkan informasi yang positif merupakan bentuk gotong royong yang sederhana tetapi memiliki dampak besar.
Di era modern, kemajuan teknologi seharusnya tidak menjadi alasan untuk mengurangi rasa kepedulian terhadap sesama. Justru teknologi dapat dimanfaatkan sebagai sarana memperkuat solidaritas sosial. Ketika masyarakat mampu memadukan kemajuan teknologi dengan nilai-nilai kebersamaan, Indonesia tidak hanya menjadi bangsa yang maju secara digital, tetapi juga tetap kokoh dalam karakter dan budaya.
Pada akhirnya, gotong royong masih sangat relevan di era modern. Nilai ini bukan sekadar warisan budaya, melainkan kebutuhan dalam kehidupan bermasyarakat. Sebab, tantangan zaman tidak dapat dihadapi sendirian. Bangsa yang kuat adalah bangsa yang masyarakatnya mampu berjalan bersama, saling menguatkan, dan tidak kehilangan kepedulian di tengah derasnya arus modernisasi. Menjaga semangat gotong royong berarti menjaga jati diri bangsa Indonesia agar tetap hidup dari generasi ke generasi.
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

6 hours ago
5































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522741/original/006886600_1772775055-8591.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5509281/original/071189200_1771674324-pexels-cottonbro-5712686.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5524652/original/016596800_1772963486-Foto_1.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518113/original/047179400_1772464159-WhatsApp_Image_2026-03-02_at_18.43.33.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5532552/original/024344100_1773655185-pexels-undo-kim-2153633398-34628051.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527962/original/042466100_1773221151-pexels-pixabay-248509.jpg)

