REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Indonesia bersiap menjadi pusat perhatian olahraga air dunia melalui gelaran Indonesia International Jetsport World Series 2026 yang akan berlangsung pada 19-23 Agustus 2026 di kawasan Ancol, Jakarta. Ajang bergengsi ini diproyeksikan diikuti lebih dari 40 negara dengan sekitar 300 atlet jetski kelas dunia serta ribuan penonton dari dalam dan luar negeri.
Dalam acara ramah tamah dan konferensi pers di Komite Olimpiade Indonesia, Ketua Indonesia Jetsport Boating Association (IJBA) Syaiful Sutan Aswar menegaskan, penyelenggaraan event ini memiliki makna strategis yang melampaui sekadar kompetisi olahraga.
“Ini bukan hanya menarik atlet, tetapi menarik dunia untuk datang ke Indonesia. Kita ingin orang datang karena memang dari hatinya ingin datang ke Indonesia,” ujar Syaiful.
Menurut dia, Indonesia memiliki daya tarik besar yang perlu dikemas secara terintegrasi. Melalui ajang ini, IJBA ingin membangun reputasi jangka panjang sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam kalender kompetisi jetsport internasional.
Tak hanya itu, IJBA juga menargetkan event ini menjadi momentum pembinaan atlet muda nasional. “Harapannya semakin banyak yang benar-benar ingin menjadi atlet profesional. Prestasi itu adalah gaya hidup. Mental dan karakter harus dibangun sejak kecil,” tegasnya.
Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) Ismail Ning, Direktur Limasatu Kreatif Indonesia Eka Nugraha Manurung, serta dua atlet juara dunia Indonesia, Aero Aswar dan Aqsa Aswar.
Eka menegaskan, ajang ini dirancang sebagai platform strategis yang menyatukan olahraga, pariwisata, dan ekonomi kreatif. “Kami ingin menjadikan Indonesia sebagai center of excellence jetsport di Asia, khususnya Asia Tenggara, sekaligus destinasi sport tourism kelas dunia,” ujarnya.
Untuk mewujudkan visi tersebut, panitia menyiapkan standar produksi internasional, mulai dari kualitas siaran (broadcast quality), manajemen risiko, protokol keselamatan, hingga layanan hospitality kelas dunia bagi seluruh delegasi dari 40 negara. Event ini juga akan diramaikan cultural showcase, brand activation, serta siaran langsung multi-platform melalui kemitraan dengan media internasional.
“Kami ingin dunia melihat bahwa Indonesia mampu menyelenggarakan event jetsport berskala global dengan profesionalisme tinggi,” kata Eka menambahkan.
Siap jadi tuan rumah
Dari sisi infrastruktur, IJBA memastikan kesiapan venue di Ancol dengan sejumlah penyempurnaan teknis yang tengah dilakukan. Seri lanjutan pada tahun-tahun berikutnya pun telah dirancang sebagai bagian dari visi jangka panjang pengembangan jetsport nasional.
Dalam kejuaraan ini akan dipertandingkan enam kelas utama, yakni Pro Ski GP, Pro Am Runabout 1100 Open, Pro Runabout GP, Pro Am Runabout 1100 Stock, Pro Am Runabout Stock, dan Pro Am Endurance Open.
Lebih dari sekadar kompetisi, Indonesia International Jetsport World Series 2026 diharapkan menjadi penguat sektor sport tourism, sarana branding Indonesia di mata dunia, sekaligus pendorong pertumbuhan industri kreatif dan gaya hidup maritim.
Melalui ajang ini, Indonesia tak hanya menjadi tuan rumah. Indonesia ingin menegaskan diri sebagai kekuatan dalam peta perkembangan jetsport internasional.

2 hours ago
2
































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5442317/original/061837000_1765533575-cheesecake-3660900_1280.jpg)














