Kecamuk Hati Alifiya, Gen Z Asal Cimahi yang Bertamu ke Rumah Allah Gantikan Sang Ayah

2 hours ago 1

REPUBLIKA.CO.ID, CIMAHI -- Di antara ratusan calon jamaah haji asal Kota Cimahi, Jawa Barat yang sudah diberangkatkan ke Tanah Suci Makkah untuk menunaikan ibadah haji tahun ini, sosok Alifiyah Nur Syabani mencuri perhatian. Perempuan asal asal Kelurahan Padasuka, Kecamatan Cimahi Tengah merupakan wajah muda yang mendapat panggilan bertamu ke rumah Allah SWT.

Mahasiswi semester 4 di salah satu kampus di Kota Bandung itu diberangkatkan dari Pusdikpom, Kota Cimahi pada Ahad (26/4/2026) bersama 440 calon haji lainnya asal Kota Cimahi menuju Embarkasi Haji Jawa Barat di Kabupaten Indramayu sebelum akhirnya diterbangkan ke Tanah Suci pada Senin (27/4/2026).

Alifiyah menemani sang ibu menjalani ibadah haji tahun ini menggantikan sang ayah yang meninggal tahun 2024. Perasaannya pun bercampur aduk. Ia bahagia mendapat kesempatan bertamu ke Baitulloh di usia mudanya, namun di satu sisi ia sedih karena seharusnya ayahnya yang menunaikan ibadah haji.

"Alhamdulillah bisa menemani ibu berangkat haji, kebetulan saya menggantikan ayah yang meninggal tahun 2024 kemarin," kata Alifiya usai pelepasan.

Ia mengatakan, ayah dan ibunya mendaftar haji tahun 2014. Impian kedua orang tuanya untuk berangkat bersama-sama ke Tanah Suci menunaikan rukun Islam kelima itu berujung antiklimaks. Namun ia meyakini, skenario Yang Maha Kuasa merupakan jalan takdir terbaik yang mesti ia lakoni sepenuh hati.

"Mama sama ayah saya daftar dari tahun 2014, qadarullah meninggal sebelum berangkat. Pastinya perasaan saya campur aduk ya, enggak nyangka banget bisa berangkat haji sama mama tapi ayah saya meninggal," tutur Alifiya.

Alifiya memantapkan diri memenuhi panggilan ke Baitullah. Ia menyiapkan segalanya dengan baik, mulai dari administrasi hingga kondisi kesehatan. Terlebih, ia tak paham bagaimana keadaan di Tanah Suci.

"Persiapan ya olahraga ringan, terus cek kesehatan. Kita enggak tahu kan medan di sana seperti apa, pokoknya ikuti arahan petugas selama ibadah di sana," tandas Alifiya. 

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Cimahi Nandang Rahayu mengatakan, total calon jamaah haji yang diberangkatkan di gelombang pertama asal Kota Cimahi mencapai 441 orang ditambah 4 petugas yang masuk kloter 7.

Sedangkan calon jamaah haji gelombang kedua asal Kota Cimahi akan diberangkatkan pada 7 Mei 2026 yang tergabung ke dalam kloter 22 bergabung dengan Kabupaten Garut. Jumlahnya mencapai 115 orang calon jamaah haji.

Sehingga total calon jamaah haji asal Kota Cimahi yang mendapat panggilan untuk menunaikan rukun Islam kelima mencapai 556 orang. Sebab, Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Cimahi mengonfirmasi ada empat calon jamaah haji batal berangkat ke Tanah Suci Makkah untuk menunaikan ibadah haji tahun ini. 

Penundaan keberangkatan itu dikarenakan faktor kesehatan. Kebijakan ini diambil berdasarkan prinsip istitha'ah (kemampuan) kesehatan dan keselamatan jemaah. 

"Yang menunda keberangkatan itu ada empat orang, pasangan suami istri. Alasannya karena sakit dan ada juga karena pasangannya sakit sehingga ingin mendampingi," kata Nandang.

Read Entire Article
Food |