Kemendag Pastikan Bawang Putih Impor Segera Masuk Pasar

2 hours ago 3

Pedagang bawang putih beraktivitas di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (18/2/2025).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kementerian Perdagangan (Kemendag) memastikan pasokan bawang putih impor akan segera masuk ke pasar domestik sehingga diharapkan mampu menekan harga yang terus meningkat menjelang Ramadan dan Idul Fitri. Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri (Dirjen PDN) Kemendag Iqbal Shoffan Shofwan menyebut pemerintah telah menerbitkan seluruh persetujuan impor (PI) bawang putih untuk para pelaku usaha yang tercatat dalam sistem Indonesia National Single Window (INSW).

"Seharusnya sih minggu-minggu ini sudah mendarat tuh bawang putihnya di Tanjung Priok, di akhir Januari ini atau di awal Februari. Kalau barangnya sudah ada, otomatis itu akan turun, akan sesuai dengan harga acuan," ujar Iqbal di Jakarta, Kamis (29/1/2026).

Ia menyampaikan hasil rapat koordinasi antarkementerian dan lembaga menunjukkan bahwa bawang putih menjadi komoditas yang perlu mendapat antisipasi khusus. Namun, setelah PI diterbitkan, ia menilai persoalan tersebut telah terselesaikan.

"Menurut timeline yang mereka sampaikan kepada kita, akhir Januari atau awal Februari ini bawang putih tersebut sudah mendarat di Tanjung Priok. Jadi nggak ada hal yang perlu dikhawatirkan," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat harga komoditas bawang putih mengalami tren kenaikan secara nasional hingga Rp 39.810 per kilogram pada pekan keempat Januari 2026.

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan rata-rata harga bawang putih pada pekan keempat Januari 2026 telah berada di atas Harga Acuan Penjualan (HAP) konsumen yang ditetapkan sebesar Rp 38.000 per kilogram.

"Memang sudah ada secara nasional tren kenaikan harga. Harga bawang putih di bulan Desember adalah Rp 39.030 per kilogram. Di bulan Januari sampai minggu keempat, harga rata-rata bawang putih saat ini sudah mencapai Rp 39.810 per kilogram," kata Amalia di Jakarta, Selasa (27/1/2026).

Ia menjelaskan kenaikan harga tersebut telah terjadi sejak Desember 2025. Kenaikan harga terutama terjadi di Kabupaten Natuna, Halmahera Selatan, Flores Timur, Rote Ndao, Lombok Tengah, dan sejumlah daerah lainnya.

Kenaikan harga bawang putih terjadi di 57,78 persen wilayah di Indonesia atau di 208 kabupaten/kota. Harga tertinggi mencapai Rp 100 ribu per kilogram yang tercatat di Kabupaten Puncak Jaya, Kabupaten Intan Jaya, dan Kabupaten Pegunungan Bintang.

sumber : Antara

Read Entire Article
Food |