Kemenhaj Mulai Beroperasi di Daerah, Majalengka Siapkan Kantor Sementara

1 hour ago 2

Jamaah calon haji menunggu keberangkatan di ruang tunggu Bandar Udara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Ahad (28/5/2023). Sebanyak 374 jamaah calon haji kloter pertama asal Kabupaten Majalengka diberangkatkan menuju Tanah Suci melalui BIJB Kertajati.

REPUBLIKA.CO.ID, MAJALENGKA -- Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mulai membentuk kehadiran di berbagai daerah sebagai bagian dari proses peralihan tugas penyelenggaraan haji yang sebelumnya berada di bawah Kementerian Agama (Kemenag).

Di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat (Jabar), proses transisi tersebut berlangsung cukup baik. Pelantikan pejabat administrator di lingkungan Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenhaj untuk seluruh kabupaten/kota se-Jabar telah digelar di Bekasi pada Jumat (28/11/2025) lalu.

Kepala Kantor Kemenag Majalengka Agus Sutisna mengatakan Kanwil Kemenhaj Kabupaten Majalengka dijabat oleh KH Abu Mansyur. Sebelumnya, yang bersangkutan merupakan kepala seksi penyelenggaraan haji dan umrah (PHU) Kanwil Kemenag Kabupaten Majalengka.

Menurut Agus, pihaknya telah mempersiapkan pemisahan itu sejak Presiden Prabowo Subianto mengumumkan adanya Badan Penyelenggara (BP) Haji. Karena itu, setelah Kemenhaj di level pusat dibentuk, maka struktur di provinsi serta kabupaten/kota otomatis mengikuti.

Agus mengakui, meski secara kelembagaan sudah resmi berpisah, pada masa transisi ini masih terdapat sejumlah kendala. Karena itu, Kanwil Kemenag Majalengka masih mendampingi Kanwil Kemenhaj setempat dalam penyelenggaraan ibadah haji dan umrah pada 2026.

"Struktur pegawai Kementerian Haji dan Umrah pun masih dibahas. Kemungkinan besar ASN Kemenag yang menangani haji akan ditarik ke Kementerian Haji dan Umrah," ujar Agus, Jumat (29/11/2025).

Agus menambahkan, hingga kini Kanwil Kemenhaj Majalengka belum memiliki kantor sendiri. Maka untuk sementara, lembaga baru itu akan menempati gedung yang baru dibangun oleh Kanwil Kemenag Majalengka.

"Kami pinjamkan dulu aset Kemenag. Istilahnya pinjam pakai, sampai nanti ada kantor definitif," terangnya.

Ia berharap, dengan terbentuknya Kementerian Haji dan Umrah, layanan haji dan umrah menjadi lebih fokus, efisien, dan selaras dengan agenda nasional. Selain itu, kualitas penyelenggaraan ibadah haji dan umrah juga diharapkan meningkat, termasuk bagi jamaah haji di Kabupaten Majalengka.

Read Entire Article
Food |