Ketua Umum Gerakan Garuda Biru Indonesia Road Show Bisnis ke China

9 hours ago 4

Lada, biji pala, kayu manis, cengkeh, jahe, kunyit, paling banyak diekspor ke China.

Ketua Umum Yayasan Garuda Biru Indonesia dan Yayasan Salman Peduli Berkarya, Nofalia Heikal Safar.

REPUBLIKA.CO.ID, GUANGZHOU -- Ketua Umum Yayasan Garuda Biru Indonesia dan Yayasan Salman Peduli Berkarya, Nofalia Heikal Safar, melakukan road show ke China selama delapan hari. Kunjungan dimulai dari Hongkong, Shenzhen, Guangzhou, Shanghai, serta berakhir di Beijing pada 23-30 April 2026.

Menurut Nofalia, kunjungannya adalah mengikuti Canton Fair atau China Import And Export Fair di China yang sudah berlangsung sejak 1957. Dengan melihat langsung pameran, ia ingin mengembangkan usaha kuliner maupun produk-produk Indonesia lainnya yang bisa diekspor ke negeri Tirai Bambu.

Setelah melakukan obeservasi, ia mendapati, produk yang bisa dijual ke China, mencakup komoditas utama petani di Indonesia. Di antaranya, lada, biji pala, kayu manis, cengkeh, jahe, dan kunyit.

"Lantaran negara kita Indonesia merupakan pemasok terbesar kedua untuk lada dan terbesar pertama untuk biji pala atau bunga pala ke Tiongkok," ucap Nofalia didamping Ketua Dewan Pembina Yayasan Garuda Biru Indonesia dan Yayasan Salman Peduli Berkarya, Heikal Safar dalam siaran pers di Jakarta, Senin (27/4/2026).

"Produk lain seperti kemiri dan vanila juga diminati, didukung permintaan tinggi untuk industri kuliner dan obat tradisional," kata Nofalia menambahkan. Menurut dia, berdasarkan perkembangan terkini, penjajakan kolaborasi kuliner antara Indonesia dan China lebih berfokus pada pembangunan infrastruktur dapur untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dia ingin menjalin kemitraan strategis, daripada ekspansi restoran komersial konvensional. Nofalia mengungkapkan, terjalin kolaborasi antara Kadin Indonesia Komite Tiongkok (KIKT) dan China, untuk pembangunan 1.000 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Nantinya semua dapur itu untuk menunjang program MBG.

"Investasi dapur MBG, pengusaha China menawarkan partisipasi dan investasi dalam proyek pembangunan 1.000 dapur MBG "Gotong Royong" di Indonesia," ujar Nofalia.

Read Entire Article
Food |