MCEBI Buka Akses Pasar Produk Mahasiswa Lewat Pekan Halal Indonesia 2026

16 hours ago 14

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Muhammadiyah Center for Entrepreneurship and Business Incubator (MCEBI) mendorong produk wirausaha mahasiswa memperluas akses pasar melalui Pekan Halal Indonesia 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta. Sejumlah produk tenant mahasiswa yang merupakan juara Studentpreneur Bootcamp 2025 dan 2026 dipasarkan kepada pengunjung untuk memperkuat komersialisasi bisnis hasil inkubasi perguruan tinggi.

Di paviliun MCEBI, pengunjung dapat melihat produk wirausaha muda dari berbagai sektor, mulai dari food & beverage berbasis komoditas lokal hingga produk perawatan diri (personal care).

Produk yang ditampilkan antara lain Honna Snack, keripik pisang madu dari Lebak, Mabento Sambel Nusantara, Ubite’s risoles ubi ungu, Moi Cookies, serta Naraya Bodycare yang mengusung konsep produk hijau dan ramah lingkungan.

Ketua MCEBI Endang Rudiatin menjelaskan, keikutsertaan dalam Pekan Halal Indonesia 2026 menjadi kesempatan bagi produk hasil inkubasi untuk mendapatkan respons langsung dari pasar. Menurutnya, proses pengembangan kewirausahaan mahasiswa perlu dilanjutkan dengan pembukaan akses terhadap konsumen dan jaringan bisnis.

“Di Pekan Halal Indonesia 2026 ini, kami bangga menampilkan produk-produk tenant juara yang tak hanya kreatif secara konsep, tetapi juga telah memenuhi standar mutu dan mengantongi sertifikasi halal resmi,” kata Endang kepada wartawan, Sabtu (29/8/2026).

Endang meyakini produk hasil pengembangan mahasiswa memiliki peluang untuk berkembang apabila didukung akses pasar dan penguatan standar produk. Ia optimistis produk tersebut dapat memperluas pasar hingga tingkat nasional dan global.

“Mulai dari inovasi pangan lokal hingga perawatan berbasis bahan alam, karya mahasiswa ini membuktikan riset kampus siap bersaing secara komersial di pasar nasional maupun global,” ujar Endang.

Menurut Endang, MCEBI menggunakan momentum Pekan Halal Indonesia 2026 untuk memperluas peluang bisnis para tenant melalui tiga fokus. Pertama, validasi pasar dengan mempertemukan produk mahasiswa secara langsung dengan konsumen.

Kedua, membuka peluang kerja sama dalam rantai pasok dan jejaring distribusi ritel modern. Ketiga, memperkuat pemenuhan standar halal yang menjadi salah satu faktor penting dalam pengembangan pasar produk mahasiswa. “Serta penguatan standar halal sebagai pilar ketiga,” ucap Endang.

Produk yang dipamerkan merupakan hasil Studentpreneur Bootcamp yang berlangsung sepanjang periode 2025 hingga 2026. Program tersebut menjadi wadah pengembangan wirausaha mahasiswa di lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah ’Aisyiyah (PTMA), dengan produk yang telah melalui proses pendampingan dan pengembangan usaha.

MCEBI merupakan pusat inkubasi bisnis di lingkungan PTMA yang berfokus pada penciptaan wirausaha muda, pendampingan sertifikasi halal, dan pengembangan ekosistem kewirausahaan kampus.

Read Entire Article
Food |