Ummu Firly
Agama | 2026-08-24 07:43:25
Setiap kali berbicara tentang Rasulullah Muhammad SAW, umat Islam tentu mengaku mencintai beliau. Kecintaan itu adalah bagian penting dari keimanan. Namun, mencintai Rasulullah SAW semestinya tidak berhenti pada ungkapan, peringatan, atau kekaguman terhadap akhlak beliau.
Cinta membutuhkan pembuktian. Allah SWT bahkan mengaitkan kecintaan kepada-Nya dengan kesediaan untuk mengikuti Rasulullah SAW. Karena itu, momentum mengenang kelahiran dan perjuangan beliau seharusnya menjadi kesempatan untuk bertanya kepada diri sendiri: sudah sejauh mana kehidupan kita mengikuti apa yang telah dicontohkan Rasulullah SAW?
Rasulullah SAW adalah teladan dalam seluruh perjalanan hidupnya. Selama lebih dari dua puluh tiga tahun menjalankan risalah, beliau tidak pernah menjadikan dakwah sebagai jalan untuk memperoleh keuntungan pribadi, kekuasaan, harta, ataupun kedudukan. Ketika kaum Quraisy menawarkan berbagai kenikmatan dunia agar beliau menghentikan dakwahnya, beliau tetap teguh.
Berbagai tekanan, penghinaan, pemboikotan, penyiksaan, hingga pengusiran tidak membuat beliau mundur dari jalan yang diyakininya sebagai kebenaran. Dari sini tampak bahwa perjuangan Rasulullah SAW dibangun di atas keikhlasan, kesabaran, keberanian, dan keyakinan penuh kepada pertolongan Allah SWT.
Keteladanan tersebut menjadi semakin jelas ketika Rasulullah SAW memimpin masyarakat di Madinah. Beliau bukan hanya seorang pendidik dan pembimbing spiritual, tetapi juga pemimpin masyarakat, hakim, panglima, sekaligus kepala negara. Dalam menjalankan kepemimpinan, beliau menegakkan keadilan tanpa membedakan kedudukan seseorang, memilih orang-orang yang amanah dan memiliki kemampuan, serta menjadikan wahyu Allah sebagai landasan dalam menyelesaikan berbagai persoalan. Artinya, keteladanan Rasulullah SAW tidak hanya berada di ruang ibadah dan akhlak pribadi, tetapi juga terlihat dalam bagaimana masyarakat diatur dan kehidupan bersama dijalankan.
Sayangnya, cara pandang sekuler yang memisahkan agama dari kehidupan publik membuat keteladanan Rasulullah SAW sering dipersempit. Beliau lebih banyak dikenalkan sebagai sosok yang mengajarkan shalat, puasa, kesabaran, dan akhlak mulia, sementara peran beliau sebagai pemimpin masyarakat dan kepala pemerintahan kurang mendapatkan perhatian. Padahal, sejarah kehidupan beliau menunjukkan bahwa Islam hadir bukan hanya untuk mengatur hubungan manusia dengan Allah, tetapi juga memberikan pedoman dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
Karena itu, meneladani Rasulullah SAW semestinya dilakukan secara utuh. Umat Islam perlu meneladani ibadah dan akhlaknya, sekaligus mengikuti keteguhan beliau dalam memperjuangkan risalah Islam dan mengambil pelajaran dari kepemimpinannya. Kecintaan kepada Rasulullah SAW tidak cukup hanya dengan memperbanyak ungkapan cinta, tetapi harus melahirkan kesediaan untuk mengikuti petunjuknya dalam kehidupan.
Pada akhirnya, pertanyaan pentingnya bukan sekadar apakah kita mencintai Rasulullah SAW, tetapi apakah kecintaan itu telah mengubah cara kita menjalani kehidupan? Jika Rasulullah SAW adalah uswah hasanah, maka sudah semestinya perjuangan, keteguhan, keadilan, dan kepemimpinan beliau menjadi inspirasi bagi umat Islam dalam menghadapi berbagai persoalan zaman. Meneladani Rasulullah SAW berarti berusaha menghadirkan nilai-nilai Islam secara sungguh-sungguh dalam kehidupan, bukan menjadikannya sekadar simbol atau seremonial.
Wallahu a'lam bish-shawab
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

2 hours ago
9




































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5692679/original/097423800_1778569231-1_1_.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547403/original/034869900_1775458279-pexels-crysnet-14537683.jpg)



