REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Untuk memperingati Milad ke-83 tahun, Universitas Islam Indonesia (UII) menggelar kegiatan sosial berupa program bedah rumah dan penyaluran bantuan sembako bagi masyarakat di Kapanewon Ngemplak, Kabupaten Sleman. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen kampus dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat sekaligus memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan warga sekitar.
Rektor UII, Fathul Wahid menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, di antaranya Lazis UNISIA di bawah naungan Yayasan Badan Wakaf UII, Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (DPPM) UII, panitia Milad ke-83 UII, serta pemerintah Kapanewon Ngemplak. UII memberikan bantuan perbaikan rumah bagi warga kurang mampu serta menyalurkan bantuan sosial berupa 200 paket sembako.
"Alhamdulillah, UII bersama warga Ngemplak melaksanakan dua kegiatan sekaligus, yakni bedah rumah dan bakti sosial. Program ini terlaksana berkat dukungan banyak pihak, khususnya Lazis UNISIA yang nantinya juga akan mendampingi program pemberdayaan lanjutan," ujarnya, Kamis (5/3/2026).
Program ini mengusung semangat empowerment atau pemberdayaan agar para penerima manfaat dapat semakin mandiri dan berdaya di masa mendatang. Menurutnya, kegiatan sosial yang dilakukan oleh perguruan tinggi dapat memperkuat upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam penanganan kemiskinan dan perbaikan kualitas hunian warga. Ia berharap program yang dijalankan tidak hanya berhenti pada pemberian bantuan, tetapi juga dilanjutkan dengan upaya pemberdayaan masyarakat.
"Mudah-mudahan ini punya dampak, punya andil untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan juga optimisme publik. Insya Allah (bedah rumahnya) dua bulan selesai, mudah-mudahan tidak ada hambatan. Semoga nanti bisa langsung ditempatkan," ucapnya.
Pada kesempatan tersebut, Lazis UNISIA menyalurkan 200 paket sembako kepada masyarakat dari lima kalurahan di wilayah Ngemplak. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus menjadi bagian dari kepedulian sivitas akademika UII terhadap lingkungan sekitar.
Bupati Sleman, Harda Kiswaya dalam sambutannya menyampaikan apresiasi serta terima kasih kepada UII yang telah menginisiasi kegiatan sosial tersebut di wilayah Kapanewon Ngemplak. Menurutnya kegiatan ini bukan sekadar seremoni peringatan milad, tetapi merupakan wujud nyata kepedulian dan tanggung jawab sosial perguruan tinggi kepada masyarakat.
Harda juga mengajak UII untuk terus menyelaraskan program-programnya dengan upaya strategis Pemerintah Kabupaten Sleman, khususnya di bidang pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas hunian. Menurutnya, pembangunan daerah akan berjalan ideal jika terdapat peran aktif dari seluruh elemen, termasuk lembaga pendidikan dan organisasi sosial.
"Kami membuka ruang seluas-luasnya untuk kolaborasi dan sinergi, agar setiap program yang dijalankan dapat saling menguatkan dan memberikan dampak yang lebih luas serta berkelanjutan bagi warga Sleman," kata Harda.
Adapun program bedah rumah itu dimulai dengan ditandai melalui peletakan batu pertama di rumah milik Andi Prastowo, warga Padukuhan Ngaliyan, Kalurahan Widodomartani. Renovasi rumah tersebut memiliki nilai bantuan sebesar Rp60 juta yang bersumber dari donasi yang disalurkan melalui Lazis UNISIA. Andi Prastowo mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Ia mengatakan sebelumnya tidak menyangka rumahnya akan menjadi salah satu penerima program bedah rumah.
"Tidak menyangka, tau-tau rumah kami disurvei. Kami bersyukur, mengucapkan terimakasih kepada yang bantu. Saya tinggal di sini sudah empat tahun," ungkapnya.

3 hours ago
2






























:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5442317/original/061837000_1765533575-cheesecake-3660900_1280.jpg)















