Nggak Harus Olahraga Berat, Ini Cara Efektif Jaga Imunitas Tubuh

2 hours ago 2

Wanita meningkatkan imunitas tubuh (ilustrasi). Kunci utama imunitas yang kokoh terletak pada gaya hidup sehari-hari, terutama melalui intervensi nutrisi dan aktivitas fisik yang terukur.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Memperkuat sistem imun dinilai bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan mendasar. Para ahli kesehatan menekankan kunci utama imunitas yang kokoh terletak pada gaya hidup sehari-hari, terutama melalui intervensi nutrisi dan aktivitas fisik yang terukur.

Peneliti utama HDI Propoelix™ Dr H Harli Amir Mahmudji, Sp.PD-KEMD menyampaikan penerapan pola makan sehat dan bergizi serta olahraga rutin merupakan kunci untuk meningkatkan imunitas tubuh menurut peneliti. "Makanan bergizi itu bersifat individual, sangat tergantung kondisi tubuh masing-masing," kata Harli dalam konferensi pers hasil penelitian klinis tentang suplemen Propoelix di Jakarta Pusat, Sabtu (7/3/2026).

Dia menyebut kebutuhan gizi orang bisa berbeda sesuai dengan usia dan kondisi fisik masing-masing. Anak-anak memerlukan protein dan nutrisi pendukung pertumbuhan, remaja dan dewasa harus menyesuaikan asupan protein dan lemak sesuai kebutuhan metabolisme, dan orang tua butuh nutrisi untuk menjaga massa otot dan kesehatan tulang.

Harli mengatakan olahraga rutin juga penting untuk menjaga imunitas. Menurut dia, aktivitas fisik sederhana seperti berjalan kaki atau berlari kecil selama 30 menit sehari, lima kali sepekan, cukup untuk memperkuat sistem imun tubuh.

"Bukan olahraga berat seperti yang dilakukan atlet profesional, tapi aktivitas fisik yang konsisten dan sesuai kemampuan," kata dia.

Olahraga bisa meningkatkan respons sel darah putih terhadap infeksi akut dan membantu menjaga keseimbangan sistem imun tubuh. Harli menekankan bahwa produk suplemen seperti Propoelix™ hanya berperan sebagai terapi komplementer atau adjuvan, bukan pengganti gaya hidup sehat.

Menurut dia, produk suplemen itu bisa mendukung kesiapan sel darah putih menghadapi infeksi akut. Penelitian klinis selama 30 hari pada pekerja kantoran menunjukkan pemberian suplemen tersebut dapat meningkatkan profil sel darah putih fase akut tanpa meningkatkan peradangan.

sumber : Antara

Read Entire Article
Food |