REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Novo Nordisk memperkenalkan identitas merek baru melalui slogan “Lasting Health Starts Now” dan penggunaan “Novo” sebagai nama perusahaan dalam penggunaan sehari-hari. Bersamaan dengan itu, perusahaan memperkenalkan “The Novo Way” sebagai pembaruan budaya perusahaan.
Pembaruan tersebut menjadi bagian dari langkah Novo untuk menjalankan strategi bisnis dengan lebih fokus dan cepat, sekaligus mendukung ambisi menghadirkan kesehatan yang lebih baik bagi lebih banyak orang.
Presiden dan CEO Novo Mike Doustdar mengatakan perubahan tersebut dilakukan seiring kebutuhan kesehatan yang belum terpenuhi dan ekspektasi masyarakat terhadap layanan kesehatan yang terus berkembang.
“Layanan kesehatan harus semakin responsif, relevan, dan lebih mudah menjadi bagian dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Mike berdasarkan rilis yang diterima Republika.co.id.
Ia mengatakan, meski identitas dan budaya perusahaan mengalami pembaruan, misi Novo untuk membawa perubahan dalam kehidupan masyarakat tetap sama.
“Alasan keberadaan kami tidak akan berubah. Kami tetap teguh pada misi kami untuk membawa perubahan dalam kehidupan masyarakat,” katanya.
Slogan “Lasting Health Starts Now” menjadi inti dari identitas merek baru Novo. Slogan tersebut membawa gagasan bahwa kesehatan yang berkelanjutan dimulai sejak sekarang melalui kemajuan yang dapat dirasakan dari waktu ke waktu.
Dalam penggunaan sehari-hari, Novo akan menjadi nama perusahaan, sedangkan Novo Nordisk A/S tetap menjadi nama resmi perusahaan secara global.
Identitas visual perusahaan juga diperbarui dengan tetap mempertahankan logo banteng Apis yang memiliki akar sejarah Novo. Tampilan baru tersebut dirancang agar identitas perusahaan lebih modern dan relevan dengan perkembangan ke depan.
Selain identitas merek, Novo memperkenalkan The Novo Way sebagai landasan budaya perusahaan. Prinsip tersebut dibangun berdasarkan kekuatan yang telah membentuk Novo selama lebih dari satu abad, termasuk terobosan sains, keahlian, kepedulian terhadap masyarakat, serta komitmen terhadap keselamatan pasien.
The Novo Way memiliki empat prinsip utama, yaitu Customer Obsession, Competitiveness, Clarity, serta Care & Integrity.
Customer Obsession menempatkan konsumen dan pasien sebagai pusat inovasi. Competitiveness menekankan peningkatan kinerja untuk memberikan nilai bagi para pemangku kepentingan.
Sementara itu, Clarity diarahkan pada penciptaan fokus dan kecepatan melalui prioritas yang jelas, cara kerja sederhana, serta tindakan yang tegas. Adapun Care & Integrity menekankan kepedulian terhadap karyawan, rasa hormat, keselamatan pasien, dan etika.
Executive Vice President, People, Organisation & Corporate Affairs Novo Tania Sabroe mengatakan identitas merek dan budaya perusahaan saling melengkapi.
“Budaya membentuk cara kami menjalankan strategi dan bekerja, sementara identitas brand membentuk nilai yang dirasakan masyarakat terhadap produk dan layanan kami,” ujar Tania.
Menurut Tania, pembaruan budaya perusahaan akan mendukung Novo bergerak lebih fokus dan cepat. Sementara itu, identitas merek baru diharapkan memperkuat kehadiran Novo dalam berbagai aspek, mulai dari obat-obatan, kemitraan, pemasaran, hingga hubungan dengan pemangku kepentingan.

4 hours ago
7
















































