Peringatan Nuzulul Quran di Istana, Quraish Shihab Doakan RI 1

2 hours ago 3

Presiden Prabowo Subianto membantu Prof Muhammad Quraish Shihab turun dari panggung saat Peringatan Nuzulul Quran Tingkat Kenegaraan di Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa (10/3/2026) malam WIB.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ulama dan cendekiawan Muslim Prof Muhammad Quraish Shihab menekankan pentingnya nilai kedamaian sebagai pesan utama Alquran dalam ceramah Peringatan Nuzulul Quran Tingkat Kenegaraan. Acara di Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa (10/3/2026) malam WIB, itu turut dihadiri Presiden Prabowo Subianto.

Dalam tausiyahnya, Quraish menjelaskan, Alquran menempatkan perdamaian sebagai tujuan penting yang harus diwujudkan dalam kehidupan manusia. Menurut dia, kedamaian tidak hanya menjadi kebutuhan masyarakat, tetapi juga merupakan tuntunan ajaran agama.

"Allah Swt mewajibkan kita mewujudkan kedamaian. Kedamaian bermula dari jiwa kita. Kedamaian yang dari jiwa ini keluar ke tengah masyarakat kita, ke tengah masyarakat dunia," ujar mantan menteri agama (menag) ini.

Dia menjelaskan, perdamaian merupakan dambaan seluruh manusia dan menjadi pesan kuat dalam Alquran. Bahkan, kata Quraish, ketika pihak yang dianggap sebagai lawan mengajak untuk berdamai, umat diajarkan untuk menerima ajakan tersebut.

"Kedamaian adalah dambaan semua manusia, dambaan semua agama. Sedemikian penting kedamaian ini sampai-sampai Alquran menyatakan apabila musuh mengajak kamu untuk berdamai maka terimalah perdamaian itu," ucapnya.

Quraish menjelaskan, Alquran memberikan petunjuk menuju berbagai jalan kedamaian yang pada akhirnya mengantarkan manusia menuju jalan lurus. Quraish juga menegaskan bahwa upaya mewujudkan perdamaian harus tetap berjalan seiring dengan penegakan keadilan.

"Kita ingin damai, tapi kita tidak ingin mengorbankan keadilan. Kita ingin damai, tetapi keadilan pun hendaknya kita tegakkan," ujarnya.

Read Entire Article
Food |