Pezeshkian: Pembalasan Kematian Khamenei Jadi Tugas dan Hak Sah Iran

2 hours ago 3

Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan, aksi pembalasan atas terbunuhnya Ayatollah Ali Khamenei adalah tugas dan hak yang negaranya.

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan, aksi pembalasan atas terbunuhnya Ayatollah Ali Khamenei adalah tugas dan hak yang negaranya. Khamenei diketahui gugur dalam serangan gabungan Amerika Serikat (AS)-Israel ke Iran pada Sabtu (28/2/2026).

“Republik Islam Iran menganggapnya sebagai tugas dan hak yang sah untuk membalas para pelaku dan dalang kejahatan bersejarah ini,” kata Pezeshkian dalam sebuah pernyataan yang disiarkan oleh televisi pemerintah, dikutip laman Al Arabiya, Ahad (1/3/2026).

Presiden AS Donald Trump mengeklaim, serangan negaranya telah menewaskan 48 pemimpin Iran. "Tidak ada yang percaya dengan keberhasilan yang kita raih, 48 pemimpin telah tewas dalam satu serangan. Dan ini berjalan dengan cepat," ujar Trump seperti dikutip dalam sebuah wawancara oleh Fox News.

Trump menyebut, selain menyisihkan para pemimpinnya, serangan yang diluncurkan negaranya pada Sabtu lalu juga bertujuan menghancurkan kemampuan militer Iran. "Kami melakukan pekerjaan kami bukan hanya untuk diri kami sendiri tetapi untuk dunia. Dan semuanya berjalan lebih cepat dari jadwal,” ucapnya dalam wawancara terpisah dengan CNBC.

“Saat ini semuanya berkembang dengan sangat positif, sangat positif,” katanya.

Kantor berita Fars News Agency melaporkan bahwa Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei gugur di kantornya saat tengah mengemban tugasnya. Media pemerintah Iran melaporkan bahwa putri Khamenei, menantunya, serta seorang cucunya turut terbunuh dalam serangan udara gabungan AS-Israel.

Menyusul kematian Khamenei, Pemerintah Iran telah mengumumkan masa berkabung selama 40 hari dan tujuh hari libur nasional. Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani, mengumumkan bahwa dewan kepemimpinan akan mengambil alih tugas pemimpin tertinggi hingga pengganti almarhum Ayatollah Ali Khamenei terpilih. 

Read Entire Article
Food |