REPUBLIKA.CO.ID, GAZA – Tiga warga Palestina, termasuk seorang anak, syahid dan sejumlah lainnya terluka pada Senin pagi dalam serangan pesawat nirawak (drone) Israel di Deir al-Balah, Jalur Gaza bagian tengah. Korban-korban jiwa ini muncul setelah Israel menggencarkan serangan ke Jalur Gaza sepanjang akhir pekan ini.
Koresponden WAFA melaporkan bahwa pesawat nirawak tersebut menyasar area di dekat jembatan Wadi al-Salqa di Jalan al-Baraka, menewaskan tiga orang—Ali Fayez Isbaitan, Hassan Salman al-Hanajra, dan seorang anak berusia 8 tahun bernama Malik Wael Abu Shaweesh—serta melukai orang-orang lain di sekitarnya.
Pasukan pendudukan Israel terus melancarkan serangan ke berbagai wilayah di Jalur Gaza sejak Sabtu, menewaskan dan melukai lebih banyak warga Palestina dalam serangan yang menyasar kamp pengungsian serta kawasan permukiman.
Serangan-serangan terbaru ini terjadi meskipun telah ada kesepakatan gencatan senjata yang mulai berlaku pada 11 Oktober 2025—kesepakatan yang terus dilanggar oleh Israel melalui operasi militer, perluasan wilayah, dan blokade yang masih berlangsung terhadap Jalur Gaza.
Di wilayah selatan Gaza, seorang warga Palestina tewas dan beberapa lainnya terluka setelah serangan Israel menghantam tenda tempat berlindung warga sipil pengungsi di kawasan Al-Mawasi, sebelah barat Khan Yunis.
Secara terpisah, Elin Islam Al-Farra (13 tahun) meninggal dunia akibat cedera kepala parah yang disebabkan oleh serpihan peluru artileri Israel dalam serangan sebelumnya di dekat bundaran Bani Suheila, sebelah timur kota tersebut.
Sumber medis di Rumah Sakit Nasser, Khan Younis, menyatakan bahwa jenazah Eileen Al-Farra tiba di rumah sakit tersebut setelah ia meninggal akibat cedera kepala yang disebabkan oleh serpihan peluru artileri Israel yang menghantam dekat bundaran Bani Suheila, di sebelah timur kota itu.
Seorang warga Palestina lainnya syahid dan empat orang lainnya terluka dalam serangan Israel di dekat kawasan Tiberias Chalet, sebelah barat laut Khan Yunis.
Sumber medis juga melaporkan bahwa seorang warga sipil yang terluka tiba di Kompleks Medis Nasser setelah serangan di dekat bundaran Abu Hamid, sementara sebuah pesawat nirawak (drone) Israel menjatuhkan bom di kawasan Sheikh Nasser saat pasukan pendudukan menembaki rumah-rumah warga di sebelah timur kota itu.
Serangan ini menjadikan total jumlah warga Palestina di Gaza yang syahid sejak gencatan senjata pada 11 Oktober tahun lalu mencapai 1.048 jiwa, sementara jumlah korban luka telah melampaui 3.372 orang, di samping 786 jenazah yang telah ditemukan.
Kementerian Kesehatan di Jalur Gaza mengumumkan bahwa jumlah korban jiwa akibat agresi Israel di wilayah tersebut sejak 7 Oktober 2023 telah meningkat menjadi 73.054 orang, dengan 173.480 orang lainnya mengalami luka-luka.

9 hours ago
6



































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522741/original/006886600_1772775055-8591.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5509281/original/071189200_1771674324-pexels-cottonbro-5712686.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5524652/original/016596800_1772963486-Foto_1.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518113/original/047179400_1772464159-WhatsApp_Image_2026-03-02_at_18.43.33.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5532552/original/024344100_1773655185-pexels-undo-kim-2153633398-34628051.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527962/original/042466100_1773221151-pexels-pixabay-248509.jpg)
