REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Barat mengungkapkan tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) 3 sepanjang 6 kilometer bakal dibuka untuk arus mudik dan Lebaran 1447 Hijriah/2026 Masehi. Sedangkan tol Jakarta-Cikampek (Japek) 2 bakal dibuka untuk arus balik.
"Jadi Japek 2 Selatan dari hasil pengecekan terakhir dari Pak Kakorlantas dan Pak Kapolda itu akan dibuka fungsional, terutama pada saat harus balik," ucap Direktur Lalu Lintas Polda Jabar Kombes Pol Raydian Kokrosono, Jumat (27/2/2026).
Ia mengatakan pembukaan tol Japek 2 Selatan diharapkan dapat mengurai perjalanan arus kendaraan dari Jawa Tengah ke arah Jakarta. Selain itu, tol Bocimi 3 sepanjang 6 kilometer akal dibuka kembali untuk memecah arus kendaraan di Parung kuda ke arah karang tengah.
"Itu mudik dan balik, lihat situasional. Jadi yang menentukan nanti dari pihak tol ketika traffic counting dari mudik dan balik diperlukan untuk pembukaan fungsional tersebut nanti kita sesuaikan," kata dia.
Ia melanjutkan pihaknya bersama jajaran satlantas polres di seluruh Jawa Barat melakukan rapat koordinasi tentang kerja fungsi lalu lintas. Tujuannya, untuk mendukung persiapan operasi dan pengamanan operasi ketupat.
"Jadi dari beberapa waktu yang lalu, beberapa pekan yang lalu, kita sudah melaksanakan beberapa kegiatan, diantaranya rakor lintas sektoral fungsi lalu lintas, kemudian kita laksanakan survei ke lapangan, kemudian banyak kegiatan yang kita integrasikan dengan stakeholder terkait," kata dia.
Ia mengatakan rapat kordinasi dilakukan untuk menyamakan persepsi dan mensimulasi rekayasa lalu lintas di beberapa jalur yang sudah dibagi per klaster. Raydian menyebut terdapat lima klaster jalur besar yang akan digunakan arus mudik dan balik lebaran.
"Yang pertama adalah klaster tol, di wilayah kita ada tol trans Jawa, ada tol-tol yang di sekitarnya. Kemudian yang kedua klaster dari jalan arteri," kata dia.
Di Jawa Barat, ia menyebut terdapat jalur arteri selatan yang sering terjadi kepadatan kendaraan saat arus mudik mendatang. Selanjutnya, klaster tempat wisata, klaster tempat ibadah dan klaster penyeberangan bandara atau pelabuhan.
"Di wilayah Jawa Barat ini ada 3 klaster yang kita konsentrasikan untuk kita paparkan dan kita simulasikan pengamanannya," kata dia.

2 hours ago
2


































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5442317/original/061837000_1765533575-cheesecake-3660900_1280.jpg)












