Trump Batal Serang Iran Besar-Besaran, Terungkap Ini 4 Penyebab Utamanya

2 hours ago 2

Presiden AS Donald Trump dan Ibu Negara Melania Trump meninggalkan Gedung Putih di Washington, D.C. pada 25 November 2025.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON— Situs Axios mengungkapkan terdapat empat alasan yang mendorong Presiden Amerika Donald Trump membatalkan serangan militer terhadap Iran pada Rabu (14/1/2026) lalu.

Serangan sebagai tanggapan atas penanganan Iran terhadap protes besar-besaran yang melanda negara itu.

Situs web AS tersebut mengutip pejabat Amerika dan Israel menjelaskan, alasan pertama bahwa Trump membatalkan serangan tersebut karena pasukan dan peralatan AS di Timur Tengah tidak cukup untuk menyerang Iran dan menangani balasan Iran terhadap serangan AS.

Sejak serangan AS terhadap fasilitas nuklir Iran pada Juni 2025, Washington telah menarik banyak kekuatan militernya dari kawasan tersebut dan memindahkannya ke kawasan Karibia dan Asia Timur.

Peringatan dari sekutu

Alasan kedua yang mendorong Trump untuk mundur dari serangan terhadap Iran adalah peringatan yang disampaikan negara-negara sekutu Amerika, yang memperingatkan tentang kemungkinan dampak terhadap stabilitas kawasan.

Situs Axios menambahkan, mengutip penasihat Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, bahwa Netanyahu menelepon Trump pada 14 Januari lalu dan mengatakan bahwa Israel tidak siap membela diri dari serangan Iran sebagai balasan atas serangan AS yang akan segera terjadi.

Peringatan Israel, khususnya, adalah faktor ketiga di balik keputusan Trump untuk tidak memberikan lampu hijau untuk melancarkan serangan militer terhadap Iran, menurut situs tersebut.

Lembaga penyiaran resmi Israel melaporkan pada Ahad bahwa Israel lebih memilih untuk menunda serangan militer terbatas AS terhadap Iran, demi mempersiapkan serangan besar-besaran di kemudian hari, mengingat perkiraan bahwa operasi terbatas apa pun dapat memicu respons besar-besaran dari Iran.

Read Entire Article
Food |