Tuding AS Dalangi Serangan, Maduro Kerahkan Seluruh Pasukan Venezuela

1 week ago 15

REPUBLIKA.CO.ID, CARACAS – Kementerian Luar Negeri Venezuela mengatakan bahwa Presiden Nicolas Maduro telah mengeluarkan dekrit yang menyatakan keadaan darurat di negaranya. Seluruh kekuatan tempur di negara itu juga dikerahkan untuk menghadapi serangan yang terjadi sejak Sabtu dini hari waktu setempat.

Sebagai reaksi pertama terhadap serangan yang menargetkan ibu kota Caracas, Menteri Luar Negeri Venezuela Yván Gil Pinto menyatakan bahwa Presiden Venezuela Nicolas Maduro telah mengeluarkan keputusan untuk mengumumkan keadaan darurat di negaranya dan beralih ke pertempuran bersenjata. Ia memerintahkan pengerahan segera seluruh pasukan pertahanan populer di seluruh negeri. 

Menteri tersebut menambahkan dalam pernyataannya bahwa serangan-serangan tersebut merupakan pelanggaran nyata terhadap Piagam PBB dan mengancam perdamaian dan stabilitas internasional, serta memperingatkan bahwa “usaha apa pun untuk mengubah rezim yang berkuasa di negara kita akan gagal, sama seperti semua upaya sebelumnya yang telah gagal.”

Menteri Luar Negeri Venezuela menuduh Amerika Serikat berada di balik serangan baru-baru ini yang menargetkan kawasan pemukiman dan infrastruktur. Dia menambahkan bahwa Venezuela berhak membela rakyat, wilayah, dan kedaulatannya secara sah. Ia menyatakan bahwa tujuan penyerangan adalah untuk merampas sumber daya negara, khususnya minyak dan gas.

Koresponden Aljazirah melaporkan bahwa gambar yang berasal dari kota tersebut menunjukkan gumpalan asap membubung dari berbagai penjuru ibu kota. Saksi mata di Caracas melaporkan mendengar ledakan berulang kali dan suara pesawat di atas, yang menurut laporan awal menunjukkan bahwa serangan tersebut dilakukan melalui serangan udara. 

Media Venezuela juga melaporkan ledakan di pelabuhan La Guaira di negara bagian Vargas, pelabuhan terbesar di Venezuela, serta di sepanjang pantai negara itu dan di kota Higueroti. Serangan tersebut juga menargetkan Bandara Higueroti, Pangkalan Udara La Carlota, dan kompleks militer Fort Tiuna.

CBS News melaporkan bahwa para pejabat di pemerintahan Presiden AS Donald Trump mengetahui laporan soal ledakan dan pesawat yang terbang di atas Caracas.

Reuters melaporkan listrik padam di daerah dekat pangkalan militer di selatan ibu kota, namun belum ada komentar resmi dari pihak berwenang Venezuela. Badan tersebut menambahkan bahwa pesawat, suara keras, dan setidaknya satu kolom asap terdengar dan terlihat di Caracas pada Sabtu dini hari. 

Presiden Venezuela Nicolas Maduro telah menyatakan kesediaannya untuk bernegosiasi dengan Amerika mengenai “apapun yang mereka inginkan,” di tengah krisis dengan Washington, yang memberikan tekanan pada negaranya dengan mengerahkan kapal perang di kawasan Karibia.

Read Entire Article
Food |