Uang Kertas Lebih Kotor dari yang Dibayangkan, Ini Kata Ahli Mikrobiologi

2 hours ago 2

Ilustrasi uang kertas. Selembar uang kertas bukan sekadar alat tukar, melainkan ekosistem bagi koloni jamur yang siap mengincar siapa saja, terutama mereka yang memiliki sistem imun rapuh.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebuah video viral yang memperlihatkan bayi mungil diselimuti tumpukan uang kertas mungkin terlihat sebagai simbol dan harapan kemakmuran bagi sebagian orang. Namun bagi para ahli mikrobiologi, pemandangan itu adalah mimpi buruk kesehatan yang nyata.

Di balik kilaunya, lembaran uang yang kita genggam setiap hari ternyata menyimpan rahasia kelam sebagai "bus" bagi jutaan mikroorganisme berbahaya. Hal ini dibuktikan oleh ahli mikrobiologi di India, dr Shweta, melalui sebuah eksperimen laboratorium. Hasilnya menunjukkan bahwa selembar uang kertas bukan sekadar alat tukar, melainkan ekosistem bagi koloni jamur yang siap mengincar siapa saja, terutama mereka yang memiliki sistem imun rapuh.

Dalam video unggahannya, dr Shweta mengambil sampel dari uang kertas menggunakan usap steril dan menanamnya pada media agar. Hasilnya mengejutkan yaitu koloni jamur tumbuh dengan cepat dan liar.

"Bukan sembarang jamur, tapi jamur yang menyebabkan infeksi," ujarnya dikutip dari laman Hindustan Times pada Senin (19/1/2026).

Dia secara spesifik mengidentifikasi keberadaan spora yang sangat mudah terhirup, seperti spesies Mucor dan Aspergillus niger. Uang kertas disebut menjadi salah satu benda paling kotor di dunia karena sirkulasinya yang melewati ribuan tangan dengan berbagai kondisi kebersihan.

Dokter Shweta menjelaskan jamur tumbuh subur di sana karena adanya kelembapan dan materi organik. "Fungus membutuhkan kelembapan dan materi organik. Karena uang kertas berpindah tangan melalui ribuan orang, sangat mungkin uang tersebut membawa spora jamur, terutama karena jamur tumbuh subur pada kotoran, minyak, dan keringat," ujarnya.

Dia mengimbau untuk selalu menjaga higienitas setelah berurusan dengan uang tunai. "Hindari menyentuh hidung, mata, dan mulut setelah melakukan kontak dengan uang kertas," ujarnya. 

Read Entire Article
Food |