Belajar Konsisten di Bulan Suci, Pria Diajak Saling Menguatkan

5 hours ago 1

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Ramadhan kerap dimaknai sebagai momentum memperbaiki diri. Namun, menjaga konsistensi selama 30 hari bukan perkara mudah, terlebih jika dijalani seorang diri. Berangkat dari realitas tersebut, produk perawatan pria Kahf meluncurkan gerakan Ramadhan bertajuk “Bener Bareng”.

Gerakan ini diperkenalkan dalam Kahf Ramadhan Gathering 2026 dan diarahkan sebagai ruang refleksi bagi para pria untuk saling menguatkan dalam menjalani proses perubahan. Fokusnya bukan semata pada penampilan luar, melainkan juga pembenahan diri secara batiniah selama bulan suci.

CEO Paragon Corp Harman Subakat mengatakan, menjadi pribadi yang baik perlu diiringi dengan niat yang lurus dan proses yang dijalani bersama. “Ramadhan adalah pit stop untuk meluruskan niat dan menguatkan tekad demi membangun generasi laki-laki yang sadar perannya,” ujarnya, dikutip dari siaran pers, Jumat (27/2/2026).

Brand Representative Kahf, Billy Dharmawan, menambahkan banyak pria memiliki keinginan untuk berubah, namun kerap merasa canggung memulai. Menurut dia, kebersamaan dapat menjadi faktor pendorong agar proses tersebut terasa lebih ringan.

Fenomena ini dinilai selaras dengan karakter generasi muda yang tumbuh dalam ekosistem komunitas. Dari komunitas olahraga hingga kreator digital, ruang kolektif menjadi medium bertumbuh. Ramadhan pun dipandang sebagai momen untuk membawa semangat tersebut ke arah yang lebih bermakna.

Sepanjang Ramadhan, Kahf menggelar sejumlah inisiatif lintas negara dan platform. Salah satunya Kahf Global Iftar yang dilaksanakan di lima negara dengan melibatkan sekitar 2.000 peserta, termasuk kolaborasi dengan Ramadan Tent Project di Inggris. Di Indonesia, kegiatan serupa diperluas ke 26 kota sebagai ruang temu komunitas pria.

Pada aspek spiritual, Kahf berkolaborasi dengan Yayasan AMM yang dikenal sebagai penyusun dan penerbit metode Iqro. Kolaborasi ini menghadirkan Iqro Redesign yang mendorong semangat belajar kembali membaca Alquran dari dasar. Selain itu, program “Benerin Bacaan Quran Bareng Ngajilah.id” melibatkan 255 peserta untuk memperbaiki bacaan Surah Al-Fatihah dan sejumlah surat pendek yang kerap dibaca dalam sholat.

Di ranah digital, kampanye ini diperluas melalui kolaborasi dengan sejumlah kreator konten. Sesi siniar langsung bertema Building Impact Through Community turut menghadirkan komika dan sineas Raditya Dika serta grup musik Perunggu. Dalam kesempatan tersebut, Raditya Dika menekankan pentingnya perjalanan kolektif dalam membangun dampak yang lebih luas.

Gerakan ini juga berlanjut melalui agenda Global Open Iftar di sejumlah kota dunia seperti Mekkah, Madinah, London, New York, dan Chiba. Selain pertemuan luring, Kahf menghadirkan tantangan digital sepanjang Ramadhan untuk mendorong konsistensi menjalankan kebaikan selama 30 hari.

Read Entire Article
Food |