Biaya Melaut Naik, Nelayan Desa Terate Makin Bergantung pada Dukungan Peralatan

6 hours ago 8

REPUBLIKA.CO.ID, SERANG -- Nelayan di Desa Terate, Kabupaten Serang, Banten, semakin mengandalkan dukungan peralatan tangkap ikan di tengah kenaikan biaya operasional melaut dan hasil tangkapan yang tidak selalu stabil. Kondisi tersebut membuat bantuan sarana penangkapan ikan menjadi salah satu penopang penting bagi keberlangsungan usaha nelayan tradisional.

Ketua Koperasi Berkah Bahari Jaya Robani Hambali mengatakan bantuan peralatan tangkap ikan yang diberikan PT Multi Nabati Asahan (MNA) Wilmar Group sejak 2019 membantu nelayan mempertahankan produktivitas saat biaya melaut terus meningkat. Program tersebut disalurkan melalui koperasi yang kini memiliki 215 anggota nelayan.

"Bantuan peralatan tangkap sangat membantu nelayan karena biaya operasional terus meningkat, sementara hasil tangkapan tidak selalu stabil," kata Robani beberapa waktu lalu, dikutip Rabu (10/6/2026).

Menurut dia, bantuan yang diberikan mencakup jaring, badan kapal, kolam bioflok, hingga normalisasi sungai. Peralatan tersebut merupakan kebutuhan utama nelayan yang harus diganti atau diperbaiki secara berkala agar aktivitas melaut tetap berjalan.

Keberadaan koperasi juga mendorong perputaran ekonomi masyarakat pesisir. Saat ini, anggota Koperasi Berkah Bahari Jaya mengoperasikan sekitar 40 perahu kecil dan 60 perahu sedang untuk mencari ikan di perairan sekitar Serang.

Robani mengungkapkan tantangan yang dihadapi nelayan tidak hanya berasal dari kenaikan biaya operasional. Perubahan cuaca dan tekanan ekonomi juga membuat sebagian nelayan mulai beralih ke sektor industri dan pabrik yang berkembang di wilayah Banten.

"Kondisi untuk melaut sekarang semakin sulit. Banyak nelayan yang mulai mencari pekerjaan lain di pabrik. Karena itu kami berharap ke depan ada dukungan pengembangan usaha lain seperti budidaya ikan maupun peternakan agar masyarakat memiliki sumber penghasilan tambahan," ujarnya.

Dampak kondisi tersebut mulai terlihat dari berkurangnya aktivitas sejumlah perahu yang tidak lagi rutin melaut. Karena itu, koperasi berharap ada tambahan dukungan berupa modal usaha agar masyarakat memiliki alternatif sumber pendapatan di luar sektor penangkapan ikan.

Head Industrial Estate Wilmar, Byron Oswald, mengatakan perusahaan terus menjalankan program yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional. Dukungan kepada nelayan Desa Terate menjadi bagian dari upaya memperkuat ekonomi lokal di kawasan pesisir.

Menurut dia, perusahaan akan terus membuka ruang dialog dengan masyarakat dan koperasi untuk mengidentifikasi kebutuhan yang paling relevan. Langkah tersebut diharapkan mendukung keberlanjutan usaha masyarakat sekaligus membantu mereka menghadapi berbagai tantangan di sektor perikanan pesisir.

Read Entire Article
Food |