BPBD Kalsel berhasil tangani karhutla seluas 360 hektare..
REPUBLIKA.CO.ID, BANJARBARU, – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Selatan bersama unsur terkait berhasil menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seluas sekitar 360 hektare pada Kamis (10/9). Keberhasilan ini dicapai setelah terdeteksinya 30 titik api baru melalui patroli di sejumlah wilayah.
Kepala BPBD Kalsel, Ronny Eka Saputra, menjelaskan bahwa titik api baru tersebut memiliki karakteristik yang berbeda. Sebagian besar titik api berada pada lahan material atau lahan padat, tidak seperti kawasan Ring 1 yang didominasi lahan gambut.
“Namun titik api ini berbeda dengan titik api yang berada di kawasan Ring 1 yaitu lahan gambut,” ujar Ronny di Banjarbaru, Kamis.
Lahan Mineral Lebih Mudah Dipadamkan
Menurut Ronny, kebakaran pada lahan mineral atau lahan padat relatif tidak terlalu sulit untuk dipadamkan. Hal ini berbeda dengan kebakaran di lahan gambut yang dapat menyimpan sumber panas di bawah permukaan dan tetap mengeluarkan asap, sehingga membutuhkan penanganan lebih intensif.
“Secara umum kondisi karhutla di Kalimantan Selatan relatif dapat dikendalikan, meskipun masih terdapat sejumlah titik yang mengeluarkan asap sehingga petugas terus melakukan pemantauan dan penanganan untuk mencegah api berkembang,” katanya.
Ronny menegaskan bahwa petugas tidak boleh lengah terhadap kemunculan titik api baru. Kondisi lapangan yang mengalami kekeringan dan keterbatasan sumber air masih berpotensi memicu perluasan kebakaran.
80 Hektare Lahan Gambut Masih Jadi Perhatian
Dalam penanganan hari ini, sekitar 80 hektare lahan gambut masih menjadi perhatian serius. Area tersebut belum padam sepenuhnya sehingga membutuhkan waktu penanganan yang lebih lama dibandingkan titik api pada lahan mineral.
Penanganan karhutla dilakukan dengan berbagai cara yang disesuaikan dengan karakteristik lahan. Keselamatan dan kesehatan petugas tetap menjadi prioritas agar upaya pemadaman dapat berlangsung secara optimal di lapangan.
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang meninjau langsung penanganan karhutla di Kalimantan Selatan pada hari yang sama, turut mengapresiasi upaya dan kerja keras para petugas. Wapres juga mengingatkan seluruh unsur agar tetap menjaga kewaspadaan terhadap potensi kemunculan titik api baru.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara

3 hours ago
8
















































