Penyedia layanan keamanan tekankan pentingnya ekosistem AI yang sehat.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – CEO perusahaan penyedia layanan keamanan siber ITSEC, Patrick Dannacher, menekankan pentingnya kehadiran ekosistem kecerdasan artifisial (AI) yang sehat dan bertanggung jawab. Hal ini dinilai krusial dalam upaya pengembangan inovasi teknologi yang bermanfaat dan tidak menimbulkan ancaman di era digital.
Dalam sebuah acara diskusi yang diikuti di Jakarta, Kamis, Patrick mengemukakan bahwa teknologi AI berkembang dengan sangat cepat. Menurutnya, tidak ada pihak yang benar-benar siap menghadapi berbagai tantangan maupun ancaman baru yang hadir karenanya.
Namun, ia meyakini bahwa kehadiran ekosistem AI yang sehat dan bertanggung jawab bisa membantu mencegah pengembangan teknologi yang berpotensi menimbulkan ancaman. Ekosistem ini juga berperan penting dalam menekan penyalahgunaan teknologi untuk tindak kejahatan.
Kolaborasi Multipihak
Patrick menjelaskan bahwa pengembangan AI secara bertanggung jawab hanya akan bisa diwujudkan jika ada ekosistem yang bekerja seperti mesin. "Semua orang harus benar-benar bekerja bersama, baik dari institusi pemerintah hingga universitas, bahkan sampai industri dan lainnya," katanya.
Dalam kerangka kerja sama ini, setiap pihak memiliki peran yang spesifik. Pemerintah, misalnya, berperan sebagai penyusun regulasi serta ketentuan mengenai AI yang adaptif dengan memperhitungkan aspek keamanan.
Sementara itu, institusi pendidikan memegang peranan penting dalam membangun kapasitas talenta digital. Ini termasuk mengajarkan prinsip pemanfaatan dan pengembangan AI yang aman kepada generasi mendatang.
Di sisi lain, para pelaku industri mesti berinvestasi serta melakukan upaya pengembangan inovasi AI secara bertanggung jawab. Langkah ini penting untuk memastikan bahwa pertumbuhan teknologi sejalan dengan prinsip-prinsip etika dan keamanan.
"Kita tahu kita tidak akan pernah bisa menunggu. Maka dari itu tentunya seluruh ekosistem harus bisa membangun pengetahuan mengenai kesadaran AI terhadap masyarakat sebagai pengguna. Ini akan membantu untuk memutuskan ke mana arah AI itu dikembangkan," tegas Patrick.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara

4 hours ago
6
















































