:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5223071/original/022059900_1747476334-Screenshot_2025-05-17_170231.jpg)
ringkasan
- Pilih kentang tua dengan kadar air rendah untuk adonan padat.
- Kukus kentang atau goreng hingga ¾ matang untuk mengurangi kadar air.
- Gunakan telur dan tepung sebagai bahan pengikat adonan perkedel.
Fimela.com, Jakarta - Perkedel, hidangan klasik yang terbuat dari kentang tumbuk, selalu menjadi favorit di meja makan keluarga Indonesia. Kelezatan perkedel terletak pada teksturnya yang lembut di dalam namun renyah di luar, menjadikannya lauk pendamping atau camilan yang sempurna.
Namun, seringkali kita dihadapkan pada tantangan saat menggorengnya, yaitu perkedel mudah hancur dan pecah, membuat tampilannya kurang menarik. Untuk mengatasi masalah umum ini, ada beberapa trik dan tips yang bisa diterapkan dalam proses pembuatannya.
Memahami cara membuat perkedel tidak pecah saat digoreng adalah kunci untuk menghasilkan perkedel yang kokoh, cantik, dan tetap lezat. Dari pemilihan bahan baku hingga teknik penggorengan, berikut ini Fimela.com ulas setiap langkah membuat perkedel agar tidak pecah, Jumat (21/8/2026).
Memilih dan Mengolah Kentang dengan Benar
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5556283/original/007376000_1776238155-Gemini_Generated_Image_gntm03gntm03gntm.jpeg)
Kualitas perkedel yang kokoh dimulai dari pemilihan dan pengolahan kentang yang tepat. Perhatikan beberapa aspek berikut untuk memastikan kentang Anda siap diolah menjadi adonan yang sempurna:
- Pilih Kentang Tua: Untuk menghasilkan adonan perkedel yang padat dan kokoh, disarankan menggunakan kentang tua dengan kadar air rendah. Hindari kentang muda atau yang berwarna kehijauan karena berpotensi menyebabkan rasa pahit dan tekstur lembek pada perkedel.
- Kukus atau Goreng Kentang: Mengukus adalah metode yang lebih disarankan daripada merebus, karena membantu menjaga tekstur kentang agar tidak terlalu basah, memudahkan pembentukan adonan, dan mencegah pecah saat digoreng. Alternatifnya, Anda bisa menggoreng kentang hingga ¾ matang atau berwarna kuning keemasan sebelum dihaluskan untuk mengurangi kadar airnya.
- Haluskan Selagi Panas hingga Kalis: Setelah dimasak, segera haluskan kentang selagi masih panas hingga teksturnya lembut. Ulek kentang dan bumbu hingga benar-benar kalis atau kenyal. Konsistensi kalis ini penting untuk memastikan adonan memiliki daya ikat yang kuat dan tidak mudah pecah.
Kombinasi Adonan dan Bahan Pengikat Ideal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295954/original/059642100_1783997041-dfb97c3e-476d-4ab0-99d8-6e6ee60627b7.jpg)
Kadar air berlebih pada adonan seringkali menjadi penyebab utama perkedel hancur. Untuk itu, penambahan bahan pengikat yang tepat sangat esensial untuk memperkuat struktur adonan. Berikut adalah beberapa bahan yang bisa Anda manfaatkan:
- Manfaatkan Telur sebagai Pengikat: Tambahkan satu butir telur ke dalam adonan perkedel untuk membantu mengikat semua bahan. Kuning telur secara khusus berfungsi sebagai pengikat utama dalam adonan, sementara putih telur dapat disisihkan untuk digunakan sebagai baluran sebelum perkedel digoreng.
- Tambahkan Tepung Pilihan: Berbagai jenis tepung dapat memperkuat struktur adonan. Anda bisa menambahkan sedikit tepung panir, tepung terigu, atau tepung maizena. Tepung terigu, misalnya, dikenal memiliki sifat mengikat yang membuat adonan lebih padat. Tepung kanji juga bisa dicampurkan untuk meningkatkan kekenyalan adonan.
- Sertakan Bawang Goreng dan Minyak: Untuk menambah cita rasa dan membantu pengikatan, campurkan bawang goreng ke dalam kentang halus. Sedikit tambahan minyak goreng pada adonan juga dapat membantu meningkatkan konsistensi dan mencegah adonan terlalu kering. Pastikan semua bahan tercampur dengan perbandingan yang tepat agar adonan tidak mudah hancur.
Strategi Pembentukan dan Penyimpanan Perkedel
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295710/original/083745300_1783939817-Untitledk.jpg)
Pembentukan dan penyimpanan yang tepat juga berkontribusi besar pada kekokohan perkedel. Ikuti langkah-langkah ini untuk hasil terbaik:
- Bentuk Adonan dengan Tangan Berminyak: Bentuk adonan menjadi bulat pipih sesuai selera. Untuk mencegah adonan lengket di tangan dan menempel satu sama lain, lumuri tangan Anda dengan sedikit minyak saat proses pembentukan. Ini akan membuat prosesnya lebih mudah dan hasilnya lebih halus.
- Dinginkan Sebelum Digoreng: Setelah dibentuk, simpan adonan perkedel di dalam kulkas selama beberapa waktu. Proses pendinginan ini akan membantu menguatkan struktur adonan, sehingga perkedel lebih kokoh dan tidak mudah pecah saat digoreng.
- Bekukan untuk Penyimpanan Jangka Panjang: Jika Anda ingin menyimpan perkedel lebih lama, adonan yang sudah dibentuk dapat dibekukan. Pembekuan memungkinkan perkedel bertahan tanpa mengurangi kualitasnya. Saat akan digoreng, cukup keluarkan dari freezer dan biarkan sedikit melunak.
Teknik Penggorengan Agar Perkedel Kokoh
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312699/original/062676300_1785551959-ChatGPT_Image_Aug_1__2026__09_32_14_AM.jpg)
Tahap penggorengan adalah momen krusial yang menentukan keberhasilan perkedel agar tidak pecah. Perhatikan detail berikut untuk hasil yang sempurna:
- Pastikan Minyak Cukup Panas: Kunci utama adalah memastikan suhu minyak sudah cukup panas sebelum perkedel dimasukkan. Menggoreng dalam minyak yang belum optimal dapat menyebabkan perkedel hancur dan menyerap terlalu banyak minyak. Masukkan adonan perkedel saat minyak sudah benar-benar panas.
- Gunakan Pelapis Telur: Sebelum memasukkan adonan ke dalam minyak, celupkan perkedel yang sudah dibentuk ke dalam kocokan putih telur. Lapisan telur ini berfungsi sebagai pelindung yang membantu menjaga bentuk perkedel tetap utuh dan memberikan tekstur renyah di luar.
- Goreng dengan Hati-hati: Gunakan minyak secukupnya agar perkedel terendam baik. Hindari membalik adonan terlalu cepat atau berulang kali. Biarkan satu sisi matang dan mengering hingga kuning kecokelatan sebelum Anda membaliknya. Goreng hingga seluruh permukaan kuning kecokelatan dan kering, lalu angkat dan tiriskan.
Pertanyaan Seputar Membuat Perkedel Tidak Pecah saat Digoreng
Mengapa perkedel mudah pecah saat digoreng?
Perkedel dapat pecah karena adonan terlalu basah, kentang mengandung banyak air, kurang bahan pengikat, atau minyak belum cukup panas saat digunakan.
Bagaimana cara membuat perkedel tidak pecah saat digoreng?
Gunakan kentang tua, kukus atau goreng kentang sebelum dihaluskan, buat adonan hingga kalis, lalu dinginkan sebelum digoreng dan baluri dengan kocokan telur.
Apakah perkedel perlu dimasukkan ke kulkas sebelum digoreng?
Ya. Mendinginkan perkedel setelah dibentuk dapat membantu membuat adonan lebih padat dan kokoh sehingga bentuknya tidak mudah hancur ketika masuk ke dalam minyak panas.
Apakah perkedel harus dibaluri telur sebelum digoreng?
Baluran telur tidak wajib, tetapi dapat membantu membentuk lapisan luar yang lebih kokoh. Perkedel juga akan memiliki permukaan yang lebih renyah dan tidak mudah pecah saat digoreng.
Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.
FoodResep Nasi Goreng Tinta Cumi Anti Amis, Gurih dan Hitam Pekat
Ingin mencoba nasi goreng tinta cumi tanpa bau amis? Temukan panduan lengkap memilih cumi segar, mengolah tinta, dan bumbu aromatik untuk hidangan gurih maksimal.
Food9 Resep Masakan Praktis 3 Bahan, Praktis buat Anak Kos sampai Ibu Rumah Tangga
Cuma butuh 3 bahan, resep-resep sederhana ini cocok untuk masak cepat sehari-hari tanpa ribet ke dapur.
FoodResep Lava Cake Kukus, Cokelatnya Lumer di Tengah dan Bikin Nagih
Resep lava cake kukus menawarkan sensasi cokelat lumer yang memanjakan lidah.
Food10 Menu Simpel Arisan Keluarga yang Mudah Dibuat, Tamu Dijamin Suka
Ini menu simpel arisan keluarga yang mudah dibuat, lezat, dan cocok disajikan untuk banyak tamu.
FoodResep Pavlova Simpel ala Rumahan, Dessert Lembut dengan Rasa Manis yang Elegan
Temukan resep pavlova simpel ala rumahan, mudah dibuat menggunakan bahan yang ditemukan di dapur.

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329921/original/054015900_1787303190-nasgor_tinta_cumi.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5066800/original/023113100_1735269676-WhatsApp_Image_2024-12-26_at_20.50.34_be6b94b8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329782/original/007545200_1787295583-Lava_Cake_Kukus.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5474842/original/008845100_1768538207-risol_smokebeef_telur.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329774/original/015736900_1787295141-1761593907546132856.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9329921/original/054015900_1787303190-nasgor_tinta_cumi.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5066800/original/023113100_1735269676-WhatsApp_Image_2024-12-26_at_20.50.34_be6b94b8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5474842/original/008845100_1768538207-risol_smokebeef_telur.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9329774/original/015736900_1787295141-1761593907546132856.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9329461/original/075201300_1787282647-4914084610516505394.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9329314/original/041613200_1787239234-IMG_2465.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9328962/original/032415300_1787215422-3251085847974204570.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9328150/original/099098400_1787138384-IMG_2453.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/fimela/watermark-gray-landscape.png,20,585,0)/kly-media-production/medias/9328202/original/034352000_1787141745-IMG_7810.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9327906/original/004742100_1787129179-f6daa46c-871f-4560-9c9b-71af05656578.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9327979/original/042529100_1787131440-Screenshot_2026-08-19_162143.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9327883/original/009192700_1787128155-Udang_Bakar_Saus_Mentega.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9327688/original/066607900_1787120181-bruschetta.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9327492/original/089129500_1787112643-HL_roti_tawar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3394047/original/091847600_1614937450-pexels-photo-4033025.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9327068/original/006298000_1787049660-HL_sambal_roa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9327064/original/087181600_1787049585-8548fb63-d9ca-4787-9b0c-f96bb0459f4e.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9326917/original/021714100_1787041187-84c7b748-8ad9-4f03-9a60-f0dbabd9e209.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4918218/original/046632600_1723634986-Gemini_Generated_Image_1f86o91f86o91f86.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9326594/original/092359300_1787028648-79883374-fa13-4c72-8917-e2630d456837.jpg)




























:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5692679/original/097423800_1778569231-1_1_.jpg)