Mau Bikin Smash Burger ala Kafe? Ini Resep Rumahannya

1 day ago 13

closecheck

Thanks For Rating!

Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu

Fimela.com, Jakarta - Smash burger dikenal dengan patty tipis, pinggiran renyah, dan bagian tengah yang tetap juicy. Berbeda dari burger biasa yang menggunakan patty lebih tebal, smash burger dibuat dengan menekan daging langsung di atas permukaan masak yang panas. Teknik ini membuat lebih banyak permukaan daging bersentuhan dengan panas sehingga menghasilkan crust kecokelatan yang gurih.

Dilansir Bon Appétit, smash burger menggunakan daging sapi yang ditekan hingga tipis saat dimasak untuk mendapatkan permukaan yang kecokelatan dan renyah. Kandungan lemak pada daging juga berperan dalam menjaga tekstur patty agar tidak terlalu kering setelah terkena panas tinggi. 

Teknik tersebut menjadi bagian penting dari karakter smash burger karena menghasilkan perpaduan tekstur renyah di bagian luar dan lembut di bagian dalam. Tidak heran jika menu ini banyak ditemukan di restoran burger dan kafe, tetapi sebenarnya dapat dibuat dengan teknik sederhana di rumah. Proses memasaknya juga tidak membutuhkan banyak peralatan khusus, sehingga cocok bagi pemula yang ingin mencoba membuat burger dengan tekstur khas tersebut.

Cara Membuat Patty Smash Burger yang Tipis dan Renyah

Patty smash burger tidak dibentuk padat seperti patty burger biasa. Daging cukup dibulatkan, lalu ditekan langsung di atas wajan panas hingga pipih. Dilansir Bon Appétit, cara ini membantu memperluas permukaan daging yang bersentuhan dengan wajan sehingga menghasilkan bagian luar yang kecokelatan dan renyah. Daging dengan kandungan lemak sekitar 20 persen juga dapat membantu menjaga patty tetap juicy.

Agar crust terbentuk maksimal, pastikan wajan sudah sangat panas sebelum daging dimasukkan. Setelah ditekan, patty sebaiknya dibiarkan tanpa banyak digeser sampai bagian bawahnya matang dan kecokelatan. Beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  1. Gunakan wajan cast iron atau griddle yang dapat mempertahankan panas.
  2. Tekan daging segera setelah diletakkan di wajan.
  3. Jangan terlalu sering membalik patty.
  4. Masak dalam beberapa batch agar suhu wajan tetap tinggi.
  5. Gunakan spatula logam yang kokoh untuk membantu mendapatkan patty yang tipis.

Dilansir Serious Eats, permukaan daging yang lebih luas meningkatkan reaksi Maillard sehingga menghasilkan crust yang lebih gurih dan berwarna kecokelatan. Teknik ini juga membantu memberikan aroma panggang yang khas pada smash burger.

Rakit Smash Burger dengan Topping yang Pas

Setelah patty matang, tahap berikutnya adalah merakit burger agar setiap komponennya tetap seimbang. Dilansir Bon Appétit, potato bun menjadi salah satu pilihan yang cocok untuk smashburger karena teksturnya lembut dan sedikit manis. Roti sebaiknya dipanggang terlebih dahulu agar bagian dalamnya lebih kokoh dan tidak mudah lembek saat diberi saus. 

Untuk topping, tidak perlu menggunakan terlalu banyak bahan. Kombinasi sederhana seperti mayones, selada, acar timun, saus tomat, dan keju sudah cukup memberikan rasa gurih, segar, serta sedikit asam yang menyeimbangkan patty. Urutan penyusunan juga bisa dibuat sederhana: 

  1. Panggang bagian dalam roti hingga kecokelatan.
  2. Oleskan mayones atau saus pada roti.
  3. Tambahkan selada dan acar.Letakkan patty dengan keju yang sudah meleleh.
  4. Tutup dengan bagian atas roti.

Dilansir Bon Appétit, double smash burger juga dapat dibuat dengan menumpuk dua patty tipis dalam satu burger. Sajikan segera setelah dirakit agar crust tetap renyah dan keju masih meleleh saat disantap. Cara ini juga membuat setiap gigitan terasa lebih gurih, dengan tekstur daging yang berpadu sempurna bersama roti dan berbagai pelengkap.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

closecheck

Thanks For Rating!

Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu

  • Eastara Vigaska
  • Adinda Tri Wardhani

    Editor

    Adinda Tri Wardhani
Read Entire Article
Food |