Kepadatan arus lalu lintas dan sejumlah titik kemacetan terjadi saat arus mudik Lebaran di jalur selatan seperti di kawasan Nagreg, Kabupaten Bandung, Sabtu (29/3/2025). Puncak arus mudik diperkiran terjadi hingga malam H-1 Lebaran.
REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Barat telah memetakan titik-titik ruas jalan arteri yang berpotensi terjadi kemacetan saat arus mudik lebaran tahun 2026. Mereka akan melakukan rekayasa lalu lintas untuk mengurai kemacetan salah satunya kebijakan satu arah dan menertibkan aktivitas masyarakat.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Barat Dhani Gumelar mengatakan jalur utama yang diperkirakan mengalami kemacetan yaitu Simpang Jomin-Simpang Mutiara dan Cikopo. Untuk mengurai kemacetan di lokasi itu, pihaknya bersama Balai Pelaksanaan Jalan Nasional akan menutup 47 putaran balik (u-turn) dan hanya membuka 8 putaran balik untuk mengatasi kemacetan.
Selain itu, jalur utama lain yang diprediksi terjadi kemacetan yakni jalur Ciawi-Cibadak-Sukabumi. Ia mengatakan lepolisian akan menindak pengendara angkutan barang sumbu tiga ke atas yang melewati jalur tersebut pada puncak mudik dan balik.
Pihaknya juga akan menertibkan parkir liar dan pedagang kaki lima di badan jalan. Kemacetan juga diprediksi terjadi di jalur Ciawi-Simpang Gadog-Puncak Kabupaten Bogor.
Untuk mengatasinya, ia mengatakan kepolisian akan menerapkan sistem ganjil genap dan satu arah pada jalur tersebut. Sementara, Satpol PP akan menertibkan aktivitas masyarakat yang mengganggu arus lalu lintas agar macet di jalur itu tak panjang.
Dhani mengatakan pihaknya juga mengantisipasi kemacetan di Simpang Susun Cileunyi dan Nagreg di Kabupaten Bandung. Rencana yang dibuat mempersiapkan alat pembaca kartu tol elektronik (mobile reader).
"Menyiapkan (juga) papan informasi tambahan apabila dilakukan pengalihan arus ke Tol Cisumdawu," kata Dhani, Senin (9/3/2026).
Selain itu, jalur lain yang diprediksi terjadi kemacetan yaitu Limbangan-Malangbong dan Gentong. Satpol PP akan menertibkan aktivitas masyarakat yang menggangu di jalur tersebut untuk mengurangi kemacetan.
Jalur terakhir yang diperkirakan macet adalah Pelumbon-Kadawung-Cirebon. Sehingga pemda akan menertibkan parkir di pinggir jalan dan pedagang kaki lima di badan jalan untuk menurunkan tingkat kemacetan.

3 hours ago
1






























:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5442317/original/061837000_1765533575-cheesecake-3660900_1280.jpg)
















