Ibnu Jamil Lega! PP Tunas Resmi Larang Anak di Bawah 16 Tahun Main Medsos

9 hours ago 5

Pemain film Ibnu Jamil saat berkunjung ke Kantor Republika, Jakarta, Selasa (31/3/2026). Dalam kesempatan itu, Ibnu menyatakan kelegaannya atas implementasi pembatasan medsos bagi anak di bawah usia 16 tahun.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Aktor Ibnu Jamil mengapresiasi diterapkannya PP Tunas (Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025) yang mewajikan platform digital untuk melindungi anak-anak melalui pembatasan akses sesuai usia, verifikasi data, serta penyaringan konten berbahaya. Menurutnya, kebijakan ini menjadi langkah penting dalam menghadapi tantangan era digital.

"Lega banget, senang banget. Terima kash Ibu Menteri sudah memperjuangkan itu. Karena jujur, di era ledakan digital kita sebagai orang tua memang perlu banget ada aturan mainnya untuk media sosial," kata Ibnu Jamil saat diwawancara di kantor Republika, Selasa (31/3/2026).

Sebagai orang tua, Ibnu mengaku sangat mendukung adanya regulasi tersebut. la menilai anak di bawah umur belum memiliki daya pikir dan kemampuan mencerna informasi seperti halnya orang dewasa. Hal ini membuat anak lebih rentan terhadap pengaruh dari konten yang mereka konsumsi.

"Saya jujur sebagai orang tua seneng banget dengan adanya aturan seperti ini. Karena kan anak di bawah umur itu, daya pikirnya beda dengan orang dewasa. Anak daya tirunya luar biasanya, jadi bisa saja meniru berita atau tontonan manapun," kata dia.

Ibnu tak memungkiri bahwa media sosial di satu sisi berdampak positif, seperti menjadi sarana kreativitas dan medium untuk mengekspresikan pendapat. Bahkan menurutnya, saat ini siapa pun dapat memanfaatkan platform digital untuk berbagai peran, termasuk menjadi pengamat atau pundit sepak bola secara mandiri.

Namun demikian, Ibnu menegaskan bahwa kebebasan tersebut tetap harus diimbangi dengan aturan yang jelas, terutama untuk melindungi anak-anak di bawah umur. la menekankan pentingnya regulasi seperti PP TUNAS agar penggunaan media digital tetap aman dan sesuai dengan perkembangan usia anak.

"Tapi balik lagi, kalau kita bicara soal anak di bawah umur, memang perlu banget aturan tersebut," kata Ibnu.

Read Entire Article
Food |