Jelang Haji 2026, DPR Minta Pemerintah Antisipasi Gangguan Penerbangan Akibat Konflik Timur Tengah

5 hours ago 3

Suasana di sekitar Kabah di dalam Masjidil Haram pada Kamis (1/6/2023) pagi. Sebagian jamaah sedang melaksanakan tawaf dan sebagian lagi melaksanakan sholat sunnah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anggota Komisi VIII DPR RI Dini Rahmania meminta pemerintah mengantisipasi potensi gangguan penerbangan haji dan umrah menyusul meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.

“Perkembangan situasi ini harus menjadi perhatian bersama, khususnya dalam memastikan perlindungan jamaah umrah dan calon jamaah haji Indonesia,” kata Dini dalam keterangan yang dikutip di Jakarta, Kamis (5/3/2026).

Legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Timur II itu meminta negara benar-benar hadir untuk memastikan jamaah haji dan umrah Indonesia yang sedang maupun akan melaksanakan ibadah di Arab Saudi berada dalam kondisi aman serta memperoleh informasi yang jelas, akurat, dan transparan.

Terkait pemberangkatan jamaah haji Indonesia yang akan dimulai pada 22 April mendatang, Dini meminta kesiapan Kantor Urusan Haji serta seluruh perwakilan Indonesia di Arab Saudi dioptimalkan. Dengan demikian, jamaah dapat memperoleh pendampingan dan respons cepat jika terjadi situasi darurat.

Selain itu, Dini mengingatkan agar pengawasan terhadap Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) diperketat untuk menjamin perlindungan hak-hak jamaah.

“Persiapan haji tahun ini harus tetap berjalan optimal dengan tetap adaptif terhadap perkembangan global. Kita tidak boleh panik, tetapi juga tidak boleh lengah. Mitigasi risiko harus disiapkan sejak dini agar jamaah dapat menjalankan rangkaian ibadahnya dengan tenang dan khusyuk,” ujarnya.

sumber : Antara

Read Entire Article
Food |