Kecap Manis Tinggi Natrium, Ini Dampaknya Jika Dimakan Berlebihan

2 hours ago 2

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menambahkan kecap manis ke dalam soto, baksi, dan berbagai makanan lain memang bisa memperkaya cita rasa. Namun hati-hati, kecap manis disebut mengandung natrium yang tinggi sehingga jika tidak dikontrol bisa membahayakan kesehatan.

Menteri Kesehatan RI (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyinggung tingginya kandungan natrium dalam kecap manis. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, ia menyebut satu sendok makan kecap manis dapat mengandung sekitar 350 hingga 500 miligram natrium.

"Teman-teman yang kalau makan soto atau penyetan selalu dikecapin, yang perlu hati-hati itu bukan gulanya. Kalau satu sendok makan berisi 350 sampai 500 mg natrium, empat sendok makan saja sudah mendekati bahkan bisa melewati batas harian," kata Menkes dikutip dari Instagramnya, Rabu (23/6/2026).

Kementerian Kesehatan menyatakan bahwa batasan maksimal konsumsi natrium (sodium) untuk orang dewasa adalah 2 ribu mg per orang per hari. Jumlah ini setara dengan 5 gram garam dapur atau sekitar 1 sendok teh. Menanggapi hal tersebut, dokter dan ahli gizi masyarakat, dr Tan Shot Yen, mengingatkan bahwa konsumsi kecap manis berlebihan dapat berdampak serius. Terutama bagi individu yang telah memiliki tekanan darah tinggi atau hipertensi.

"Kalau sudah ada hipertensi, maka pola makan buruk bisa menyebabkan hipertensinya tidak terkontrol," kata dr Tan saat dihubungi Republika, Rabu (24/6/2026).

la menjelaskan bahwa hipertensi yang tidak terkontrol dapat merusak dinding pembuluh darah secara bertahap. Tekanan darah yang terus-menerus tinggi membuat pembulu darah menjadi lebih kaku, menyempit, dan rentan mengalami kerusakan. Kondisi ini mengganggu aliran darah ke berbagai organ vital sehingga meningkatkan risiko terjadinya komplikasi serius.

Salah satu dampak paling berbahaya dari hipertensi tidak terkontrol adalah meningkatnya risiko penyakit kardiovaskular, seperti strok, serangan jantung, dan gagal ginjal. Tekanan darah tinggi juga memaksa jantung bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh, sehingga bisa memic gangguan fungsi jantung hingga gagal jantung.

"Betul, jadi ketika hipertensi tidak terkontrol itu bisa merusak dinding pembuluh darah dan berpotensi memicu berbagai penyakit seperti strok, gagal jantung, gagal ginjal," kata dr Tan.

Read Entire Article
Food |