REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Madonna akhirnya buka suara mengenai gagalnya proyek film biografi yang sempat direncanakan untuk mengangkat kisah hidupnya ke layar lebar. Penyanyi legendaris berusia 67 tahun itu mengungkap bahwa proyek tersebut kandas setelah terjadi perselisihan dengan Universal Studio terkait anggaran produksi.
Film tersebut yang konon akan berjudul Who's That Girl mulai dikembangkan pada tahun 2020. Dalam proyek tersebut, aktris Julia Garner disebut akan memerankan Madonna, adapun sang musisi bertindak sebagai penulis sekaligus sutradara.
Dalam wawancara terbaru dengan Interview Magazine, Madonna mengatakan bahwa ia menghabiskan waktu sekitar dua tahun untuk menulis naskah dan dua tahun lainnya bekerja bersama tim produksi di Universal Studios untuk menyusun anggaran serta melakukan proses pemilihan pemain.
"Saya seharusnya membuat film tentang hidup saya. Saya mengerjakan naskah saya selama dua tahun dan menghabiskan dua tahun di Universal Studios dengan produser untuk menyusun anggaran dan memilih pemain," kata Madonna dilansir laman Independent, Rabu (24/6/2026).
Namun menurutnya, perbedaan pandangan mengenai kebutuhan biaya produksi menjadi penyebab utama proyek itu terhenti. Madonna juga menilai kisah hidupnya yang panjang dan penuh peristiwa besar membutuhkan skala produksi yang tidak kecil.
"Kami berselisih, saya dan Universal, mengenai anggaran karena saya telah menjalani kehidupan yang luar biasa, jadi saya membutuhkan anggaran besar. Anda mengerti kan? Ini bukan film indie," kata dia.
Pelantun "Like a Virgin" tersebut mengaku sempat menawarkan untuk syuting di Serbia untuk menekan biaya produksi. Namun, Madonna merasa pihak studio tidak tertarik dengan solusi yang dia usulkan.
"Mungkin mereka tidak percaya pada saya. Karena respons pertama mereka adalah 'Kami tidak percaya kamu akan bertahan di Serbia lebih dari empat hari. Saya menjawab, 'Apakah kalian sudah membaca naskahnya?' Sepanjang hidup saya adalah tentang bertahan hidup. Saya tidak pergi ke sana untuk berlibur," kata Madonna.
Di tengah situasi sulit itu, Netflix menghubungi dengan tawaran untuk mengembangkan kisah hidupnya menjadi serial. Namun proses tersebut juga menghadapi kendala, karena ia tidak dapat menggunakan naskah yang telah dibuat untuk Universal Studio kecuali membelinya dengan harga fantastis.
"Ternyata saya tidak dapat menggunakan naskah yang saya buat untuk Universal kecuali saya membelinya dengan harga yang sangat mahal. Padahal naskah itu ditulis oleh saya," kata Madonna.
Madonna kemudian mencoba mengembangkan proyek tersebut menjadi serial biografi untuk Netflix. Akan tetapi, ia segera menyadari bahwa proses pembuatan serial sangat berbeda dibandingkan film layar lebar.

1 hour ago
3






































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522741/original/006886600_1772775055-8591.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5509281/original/071189200_1771674324-pexels-cottonbro-5712686.jpg)




