REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia menjadi pengingat pentingnya memperkuat kedaulatan, pemerataan, dan ketahanan energi nasional. PT Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmen untuk memastikan energi tersedia secara andal, terjangkau, dan berkelanjutan hingga ke berbagai wilayah Indonesia.
Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, mengatakan semangat kemerdekaan memiliki relevansi kuat dengan tugas perusahaan dalam mendistribusikan energi dari Sabang hingga Merauke.
"Karena dari sisi Pertamina mempunyai tugas untuk mendistribusikan energi dari Sabang sampai Merauke. Pemerintah sendiri terus mendorong kemandirian energi, ketahanan energi, dan tentunya swasembada energi," ujar Ega.
Kedaulatan energi harus diwujudkan secara bertahap melalui berbagai program yang memperkuat kemampuan Indonesia dalam memenuhi kebutuhan energinya sendiri.
Selain aspek kedaulatan, Ega menekankan pentingnya memastikan energi dapat diakses secara adil oleh seluruh lapisan masyarakat. Energi, kata dia, merupakan urat nadi kehidupan sehingga ketersediaannya harus menjangkau masyarakat hingga wilayah pelosok.
"Ini juga harus bisa menjangkau masyarakat sampai ke bawah agar masyarakat bisa menikmati layanan energi dari sisi ketersediaan, keterjangkauan, dan keberlanjutan," katanya.
Perkuat Distribusi Energi ke Wilayah 3T
Indonesia memiliki kondisi geografis yang luas dan beragam. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Pertamina Patra Niaga dalam memastikan distribusi energi tetap berjalan, khususnya ke wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Ega mengatakan perusahaan terus mengoptimalkan berbagai jalur distribusi, baik melalui darat, laut maupun udara, untuk memastikan pelayanan energi tidak hanya terkonsentrasi di wilayah perkotaan.
Upaya tersebut juga diarahkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di daerah. Menurut Mars, pemerataan akses energi dapat menjadi salah satu faktor yang mendorong aktivitas ekonomi, termasuk di desa-desa dan wilayah terpencil.
Pertamina Patra Niaga juga mendukung sejumlah program pemerintah yang bertujuan memperluas akses dan keterjangkauan energi bagi masyarakat, termasuk masyarakat di sektor nelayan dan daerah yang membutuhkan dukungan distribusi energi.
Dorong Energi Rendah Emisi
Selain memastikan pasokan energi, Pertamina Patra Niaga juga menyiapkan berbagai langkah menuju sistem energi yang lebih berkelanjutan.
Ega mengatakan Indonesia memiliki sumber daya alam yang dapat dikembangkan menjadi sumber energi alternatif. Salah satunya adalah potensi sawit yang dapat dikonversi menjadi bahan bakar dan mendukung upaya kemandirian energi.
Menurut dia, pengembangan bahan bakar berbasis sumber daya domestik merupakan bagian dari langkah menuju kemandirian energi, khususnya di sektor bahan bakar minyak.
Pertamina Patra Niaga juga terus mendorong peningkatan kualitas produk agar menghasilkan emisi yang lebih rendah. Langkah tersebut dilakukan sejalan dengan komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan dan efisiensi energi.
"Kualitas produk yang dihasilkan tentunya mempunyai kualitas yang lebih baik dan emisi juga yang lebih rendah, sehingga ini turut memberikan kontribusi perbaikan," ujar Ega.

4 hours ago
3









































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5692679/original/097423800_1778569231-1_1_.jpg)






:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547403/original/034869900_1775458279-pexels-crysnet-14537683.jpg)