Menteri PU Kebut Pemulihan Infrastruktur Pascabencana

3 hours ago 3

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pemulihan infrastruktur terdampak bencana di sejumlah wilayah, dari Sumatera hingga Nusa Tenggara Timur (NTT). Pekerjaan mencakup jalan, jembatan, air bersih, fasilitas publik, irigasi, hingga infrastruktur mitigasi.

Di NTT, penanganan dilakukan setelah gempa bermagnitudo 7,7 mengguncang Flores pada pertengahan Agustus 2026. Hingga 16 Agustus, sembilan ruas jalan nasional terdampak telah kembali fungsional, sementara 40 titik longsoran dan empat titik patahan badan jalan masih ditangani.

Menteri PU Dody Hanggodo meminta pemerintah daerah segera menyampaikan titik kerusakan agar penanganan dapat dilakukan.

“Kami ada pada setiap bencana, karena arahan Pak Presiden sudah jelas bahwa kita tidak boleh berduka berlama-lama, secepatnya kita harus bangkit. Jadi saya mohon diberikan data lengkapnya, titik-titiknya. Sehingga kami bisa menurunkan tim segera, bisa berkoordinasi dengan kepala-kepala dinas, bisa langsung mengecek satu per satu dan langsung bekerja,” kata Dody dalam keterangannya, Sabtu (22/8/2026).

Salah satu ruas yang masih ditangani adalah Krica-Lidi sepanjang 4,1 kilometer di Desa Pulue dengan sedikitnya 10 titik longsor. Hingga 19 Agustus, tim gabungan telah menembus salah satu titik longsor dan pembersihan masih berlangsung.

Kerusakan juga terjadi pada jaringan air bersih dan irigasi. Di Kabupaten Ende, perbaikan SPAM IKK Nangaba telah selesai dan aliran air kembali ke rumah warga. Sementara di Daerah Irigasi Mbay Kiri Lanjutan, saluran tersier rusak sepanjang 250 meter dan berdampak pada sekitar 175 hektare lahan.

Di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, seluruh 107 ruas jalan nasional serta 43 jembatan nasional terdampak bencana pada akhir 2025 telah kembali fungsional.

Namun, pemulihan infrastruktur daerah belum seluruhnya selesai. Sebanyak 2.291 dari 2.421 ruas jalan daerah telah kembali fungsional, sementara 827 dari 1.184 jembatan daerah telah berfungsi.

Pada sektor irigasi, sebanyak 13 dari 31 daerah irigasi kewenangan pusat selesai ditangani. Untuk bendung nasional, empat dari 14 lokasi telah rampung.

Selain pemulihan, Kementerian PU mulai mengerjakan infrastruktur mitigasi. Di kawasan Gunung Marapi, Sumatera Barat, delapan sabo dam tahap pertama dibangun untuk menahan material dan mengurangi risiko aliran material ke wilayah permukiman.

Read Entire Article
Food |