Komdigi Resmikan GSIH, Ericsson Kembangkan Pusat Inovasi 5G di BSD

3 hours ago 7

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bersama Ericsson memperkuat pengembangan ekosistem inovasi digital melalui 5G Innovation Center (5GIC) di Garuda Spark Innovation Hub (GSIH), BSD City. Pusat inovasi tersebut menjadi ruang kolaborasi untuk mengembangkan dan menguji solusi berbasis 5G, kecerdasan artifisial (AI), dan Industry 4.0.

GSIH BSD City diresmikan pada Rabu (26/8) dan dihadiri Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 500 peserta dari unsur pemerintah, industri, akademisi, startup, dan investor, serta terhubung secara hibrida dengan 10 kota mitra GSIH.

Dalam kesempatan tersebut, President Director Ericsson Indonesia Nora Wahby menandatangani letter of intent (LoI) bersama Direktur Pengembangan Ekosistem Digital Komdigi Sonny Hendra Sudaryana serta sejumlah mitra ekosistem digital lainnya.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengatakan, GSIH dikembangkan sebagai ruang kerja bersama yang mempertemukan berbagai elemen ekosistem digital. Kehadiran hub tersebut diharapkan membantu pengembangan inovasi dan talenta digital tidak hanya terpusat di satu wilayah.

“Keberhasilan GSIH tidak cukup diukur dari jumlah kegiatan atau kolaborasi, tetapi dari output yang dihasilkan dan dampaknya bagi masyarakat. Dari BSD dan sepuluh kota mitra, kita ingin memastikan inovasi dan talenta digital dapat tumbuh di berbagai daerah, sehingga konektivitas dapat diterjemahkan menjadi pertumbuhan dan pada akhirnya memperkuat kedaulatan digital Indonesia,” ujar Meutya berdasarkan siaran pers yang diterima pada Jumat (28/8/2026).

President Director Ericsson Indonesia Nora Wahby mengatakan, 5GIC yang berada di GSIH menjadi ruang kolaborasi bagi berbagai pihak untuk mengembangkan solusi digital yang dapat diterapkan pada kebutuhan industri.

“Garuda Spark Innovation Hub merupakan wujud  kolaborasi antara pemerintah, industri, akademisi dan talenta, startup/komunitas, serta mitra ekosistem untuk mengembangkan solusi digital yang aplikatif. Melalui Ericsson 5G Innovation Center yang menjadi bagian dari GSIH, kami ingin menghadirkan ruang kolaborasi terbuka untuk mengembangkan, menguji, dan memvalidasi solusi berbasis 5G, AI, dan Industry 4.0,” katanya. 

5GIC merupakan pengembangan dari platform inovasi Ericsson yang berfokus pada teknologi 5G, AI, dan Industry 4.0. Melalui pendekatan Pentahelix, pusat inovasi tersebut mempertemukan pemerintah, industri, akademisi, talenta, startup, serta mitra ekosistem untuk mengembangkan dan menguji solusi atas kebutuhan industri.

Sejumlah solusi hasil pengembangan ekosistem juga ditampilkan di 5GIC, termasuk karya dari hackathon Ericsson 2025. Salah satunya MINERVA, platform industrial intelligence berbasis AI yang dikembangkan Future of Tech.

MINERVA merupakan pemenang Hackathon Ericsson 2025 yang mengolah data operasional menjadi informasi untuk membantu proses pengambilan keputusan di lingkungan industri.

Melalui 5GIC dan GSIH, kolaborasi antara pemerintah, industri, akademisi, startup, serta komunitas diharapkan dapat mempercepat pengembangan talenta dan solusi digital dari tahap prototipe hingga penerapan di lapangan.

Read Entire Article
Food |