Komisi Eropa Minta TikTok Ubah Desain Aplikasi, Kontennya Dianggap Bikin Candu

2 weeks ago 9

Logo aplikasi TikTok. TikTok diminta untuk melakukan perubahan besar pada desain aplikasinya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- TikTok diminta untuk melakukan perubahan besar pada desain aplikasinya. Hal ini terjadi setelah Komisi Eropa menilai aplikasi tersebut melanggar aturan keselamatan digital karena algoritmanya membuat pengguna jadi adiktif atau kecanduan.

Badan eksekutif Uni Eropa mengatakan dalam putusan awal bahwa aplikasi populer tersebut telah melanggar Undang-Undang Layanan Digital (DSA) karena desain yang adiktif. Komisi Eropa menilai TikTok, yang memiliki lebih dari 1 miliar pengguna di seluruh dunia, belum cukup mengevaluasi dampak desainnya terhadap kesehatan fisik dan mental pengguna, termasuk anak-anak dan orang dewasa yang rentan.

Komisi Eropa menyoroti cara TikTok "menghadiahi" pengguna dengan konten baru secara terus-menerus, yang memicu scrolling tanpa henti dan menempatkan otak pengguna dalam mode autopilot. Kondisi ini disebut berpotensi memicu perilaku kompulsif dan menurunkan pengendalian diri pengguna.

Putusan pendahuluan tersebut menuduh TikTok mengabaikan indikator penggunaan kompulsif, seperti jumlah waktu yang dihabiskan anak-anak di aplikasi tersebut pada malam hari. Komisi Eropa juga mengatakan sedang mempertimbangkan untuk memaksa TikTok mengubah desain aplikasi, termasuk menyesuaikan algoritma rekomendasi konten.

"Pada tahap ini, komisi menganggap bahwa TikTok perlu mengubah desain dasar layanannya. Misalnya, dengan menonaktifkan fitur-fitur adiktif utama seperti scroll tak terbatas (infinite scroll), menerapkan jeda screen time yang efektif, dan menyesuaikan sistem rekomendasi konten," kata Komisi Eropa seperti dilansir laman The Guardian, Rabu (11/2/2026).

Komisi tersebut menilai sistem manajemen waktu layar dan alat kontrol orang tua di TikTok belum memadai. Fitur manajemen waktu layar dianggap terlalu mudah diabaikan dan kontrol orang tua memakan waktu dan rumit untuk dipasang.

Read Entire Article
Food |